6 Struktur Organisasi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan Tugasnya
Struktur Perserikatan Bangsa Bangsa

6 Struktur Organisasi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan Tugasnya

Diposting pada

6 Struktur Organisasi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan Tugasnya – PBB atau Perserikatan Bangsa Bangsa adalah salah satu organisasi Internasional dalam bidang pengangkatan derajat dan perdamaian manusia. Didalam organisasi tersebut terdapat beberapa struktur PBB yang memiliki tugasnya masing masing. Setiap tugas struktur keanggotaan PBB harus dipertanggungjawabkan dan dilakukan dengan baik. Lalu apa saja struktur organisasi PBB itu? Peran struktur organisasi dalam PBB ini memiiki peran yang cukup penting untuk anggota anggotanya. Hal ini dikarenakan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) memiliki komitmen dalam struktur didalamnya sehingga fungsi dan tugasnya harus dilakukan dengan baik dan bijak.

6 Struktur Organisasi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan Tugasnya
Struktur Perserikatan Bangsa Bangsa

Lima dari enam struktur organisasi dalam PBB memiliki kedudukan di wilayah kota New York yakni bertempat di Markas Besar Perserikatan Bangsa Bangsa. Salah satu struktur PBB yang berada di wilayah Internasional adalah Mahkamah Internasional yang bertempat di Den Haag. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sendiri memiliki pengertian yaitu organisasi antar pemerintah yang bertujuan untuk mengembangkan usaha global dalam menyelesaikan masalah kemanusiaan, ekonomi, budaya, dan sosial serta untuk memberikan penjagaan dalam keamanan dan perdamaian antar bangsa. Kali ini saya akan menjelaskan tentang beberapa struktur organisasi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan tugas struktur keanggotaan PBB nya. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

6 Struktur Organisasi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan Tugasnya

Berdirinya Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terjadi pada tanggal 24 Oktober 1945 dimana mayoritas negara anggota berdasar pada ratifikasi Piagam PBB. Sampai sekarang anggota negara PBB di seluruh dunia sekitar 192 negara. Dalam Perserikatan Bangsa Bangsa terdapat beberapa struktur organisasi PBB yang memiliki perannya masing masing. Meski begitu tugas struktur PBB ini juga saling berkaitan satu sama lain. Dengan begitu setiap struktur organisasi dalam PBB tersebut dapat mendukung tugasnya satu sama lain. Di bawah ini terdapat beberapa tujuan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) secara eksplisit yaitu meliputi:

Baca juga : Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia), Fungsi, Ciri, Tujuan, dan Jenisnya

  • Menjaga keamanan dan perdamaian Internasional.
  • Meningkatkan hubungan antar negara sehingga lebih bersahabat.
  • Meningkatkan rasa hormat kepada kebebasan dasar dan Hak Asasi Manusia (HAM) serta meningkatnya kerja sama dalam menyelesaikan masalah ekonomi. Internasional, budaya, dan sosial.
  • Sebagai pusat harmonisasi negara dalam melakukan tindakan.

Struktur organisasi PBB pada dasarnya berjumlah 6 organ utama. Adapun struktur PBB nya meliputi Majelis Umum, Dewan Ekonomi da Sosial atau ECOSOC, Mahkamah Internasional, Dewan Keamanan, Dewan Perwalian dan Skretariat. Namun sekarang organisasi keanggotaan PBB hanya berjumlah 5 organ utama saja. Hal ini dikarenakan salah satu struktur organisasi dalam PBB yaitu Dewan Perwalian diberhentikan pada tahun 1994 setelah operasi kemerdekaan Palau. Karena wilayah Palau adalah satu satunya wilayah yang tersisa dalam perwalian PBB, maka dari itu sudah tidak ada lagi struktur organisasi berupa Dewan Perwalian.

Struktur organisasi PBB tercantum dalam Bab II pasal 7. Didalam pasal tersebut terdapat pembahasan struktur PBB yaitu Perserikatan Bangsa Bangsa memiliki enam organ utama. Di bawah ini terdapat beberapa struktur organisasi dalam PBB yang akan saya jelaskan. Berikut penjelasan mengenai struktur keanggotaan PBB yaitu:

Majelis Umum

Struktur organisasi dalam PBB yang pertama adalah Majelis Umum. Majelis Umum merupakan struktur PBB yang fungsinya tertinggi. Struktur organisasi PBB seperti Majelis Umum memiliki nama lain dalam Bahasa Inggris yaitu “General Assembly”. Struktur keanggotaan PBB dalam Majelis Umum berisi seluruh anggota yang tergabung didalamnya. Adapun jumlahnya sekitar 192 negara sampai tahun 2017 lalu. Di bawah ini terdapat beberapa tugas dari Majelis Umum yaitu meliputi:

  • Sebagai ketua sidang yang bertugas untuk memimpin berlangsungnya sidang dengan amanah. Masa jabatan Majelis Umum sebagai ketua sidang ialah dalam satu masa persidangan saja.
  • Memberikan keputusan kepada seluruh anggota majelis bahwa setiap negara hanya memiliki satu hak suara tetapi setiap negara juga harus mengutus 5 orang wakilnya.

Baca juga : Pengertian Toleransi, Manfaat, dan Bentuknya

Dewan Keamanan

Struktur organisasi dalam PBB selanjutnya adalah Dewan Keamanan. Dewan Keamanan merupakan struktur PBB yang fungsinya cukup penting. Struktur organisasi PBB seperti Dewan Keamanan memiliki nama lain dalam Bahasa Inggris yaitu “Security Council”. Struktur keanggotaan PBB dalam Dewan Keamanan ini memiliki amanah dalam melakukan dan menjaga keamanan serta perdamaian Internasional agar tetap stabil. Suatu sidang dapat dipimpin oleh Dewan Keamanan PBB jika kondisinya mendesak. Misalnya sebuah Negara yang melakukan sengketa untuk merusak adanya perjanjian Internasional dan membahayakan tujuan dari PBB tersebut.

Struktur organisasi PBB seperti Dewan Keamanan ini memiliki jumlah anggota sebanyak 11 negara. Didalamnya terdapat 5 anggota tetap yang memiliki progresif dalam menolak atau menerima sebuah keputusan yang diberikan. Hal ini dikarenakan 5 negara tersebut diberikan hak veto. Adapun struktur PBB dalam Dewan Keamanan mencakup negara negara:

  1. Rusia
  2. Prancis
  3. Amerika Serikat
  4. Republik Rakyat Cina (RRC)
  5. Inggris

Kemudian 6 negara tidak tetap dalam struktur keanggotaan PBB Dewan Keamanan ini memiliki masa jabatan dua tahun dan dipilih langsung oleh Majelis Umum dalam struktur organisasi PBB di atas. Anggota Dewan Keamanan yang tidak tetap tersebut akan dilakukan pergantian pada tahun ke 3. Dikarenakan sejak tahun 1965 terdapat tahapan perjanjian Internasional, menyebabkan berubahnya keputusan yang ada mengingat kondisinya. Untuk itu Dewan Keamanan yang anggota negaranya tergolong tidak tetap memiliki jumlah menjadi 15 negara. Namun setiap negara harus bersedia untuk mengirim satu utusan walinya. Adapun beberapa tugas struktur PBB seperti Dewan Keamanan yaitu meliputi:

  • Memberikan penyelesaian damai dalam sengketa Internasional.
  • Memutuskan proses pencegahan konflik yang dapat menimbulkan perdamaian dunia.
  • Tugas anggota Dewan Keamanan tidak tetap adalah mengawasi sengketa yang sedang terjadi dalam sebuah daerah/wilayah.
  • Majelis Umum bersama Dewan Keamanan secara bersama sama memiliki tugas dalam memilih hakim Mahkamah Internasional.

Struktur organisasi PBB seperti Dewan Keamanan ini memang memiliki serangkaian tugas yang harus dijalankan. Namun tugas tugas tersebut dibantu dengan tiga panitia seperti pasukan PBB, Panitia Staf Militer dan Pelucutan Senjata.

Dewan Ekonomi dan Sosial

Struktur organisasi dalam PBB selanjutnya adalah Dewan Ekonomi dan Sosial. Dewan Ekonomi dan Sosial merupakan struktur PBB yang tugasnya menjalankan sidang di New Work atau tempat lain sesuai ketentuan selama sekurang kurangnya tiga kali dalam setahun. Struktur organisasi PBB seperti Dewan Ekonomi dan Sosial memiliki nama lain dalam Bahasa Inggris yaitu ” Economic and Social Council” atau ECOSOC. Struktur keanggotaan PBB dalam Dewan Ekonomi dan Sosial ini memiliki anggota yang berjumlah 54 negara berbeda beda. Adapun tugas tugas Dewan Ekonomi dan Sosial dalam PBB yaitu meliputi:

Baca juga : Contoh Pelanggaran Pancasila (Sila 1 Sampai 5)

  • Memberikan pembahasan dan susunan rekomendasi untuk Majelis Umum.
  • Melakukan koordinasi dalam pekerjaan badan badan dan komisi khusus dalam PBB seperti UNICEF, WHO, FAO, dan ILO.
  • Melakukan aktivitas di bawah wewenang PBB seperti kegiatan sosial dan ekonomi.
  • Meningkatkan rasa hormat terhadap kemerdekaan asasi, hak manusia, dan sebagainya agar lebih maju.

Dalam struktur organisasi PBB seperti Dewan Ekonomi dan Sosial ini masih ada beberapa organisasi dibawahnya. Adapun organisasi dibawah wewenang Dewan Ekonomi dan Sosial yaitu meliputi:

  1. Organisasi kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).
  2. Organisasi pangan sedunia atau Food Agriculture Organization (FAO).
  3. Organisasi keuangan Internasional atau International Monetary Fund (IMF).
  4. Organisasi buruh sedunia atau International Labour Organization (ILO).
  5. Organisasi pendidikan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan sedunia atau United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Dewan Perwalian

Struktur organisasi dalam PBB selanjutnya adalah Dewan Perwalian. Dewan Perwalian merupakan struktur PBB yang memiliki fungsi dan tugasnya sendiri. Struktur organisasi PBB seperti Dewan Perwalian memiliki nama lain dalam Bahasa Inggris yaitu ” Trusteeship Council”. Struktur keanggotaan PBB dalam Dewan Perwalian ini memiliki tiga golongan didalamnya seperti:

  1. Daerah perwalian yang dikuasai oleh beberapa negara.
  2. Anggota dalam Dewan Keamanan PBB.
  3. Seluruh anggota negara PBB yang terpilih.

Dewan Perwalian dalam struktur organisasi PBB memiliki tugas penting yaitu memajukan dan membimbing daerah daerah yang terdapat dalam negara berkembang. Dewan Perwalian memiliki prioritas utama yaitu memberikan rekomendasi berhak tidaknya sebuah negara untuk merdeka.

Mahkamah Internasional

Struktur organisasi dalam PBB selanjutnya adalah Mahkamah Internasional. Mahkamah Internasional merupakan struktur PBB yang kedudukannya di Den Haag Belanda dan termasuk dalam hukum agung Internasional. Struktur organisasi PBB seperti Mahkamah Internasional memiliki nama lain dalam Bahasa Inggris yaitu “International Court of Justice”. Struktur keanggotaan PBB dalam Mahkamah Internasional ini memiliki masa tugas 9 tahun dan tersusun oleh Dewan Keamanan beserta para hakim yang menjabat. Adapun beberapa tugas Mahkamah Internasional dalam PBB yaitu meliputi:

  • Melakukan pemeriksaan terhadap masalah yang terjadi dalam antar anggota negara PBB.
  • Memberikan pendapat dalam menyelesaikan sengketa antar negara anggota PBB kepada Majelis Umum.
  • Mendesak Dewan Keamanan agar melakukan tindakan kepada salah satu negara yang bersengketa.
  • Memberikan nasihat kepada Dewan Keamanan dan Majelis Umum terkait masalah hukum.

Struktur organisasi PBB seperti Mahkamah Internasional ini mengambil keputusan dengan berdasar pada sumber hukum di bawah ini:

  1. Kebiasaan Internasional.
  2. Asas asas yang mempunyai legalitas dan berlaku secara umum
  3. Menentukan peraturan hukum dengan pelaksanaan segala bentuk keputusan kehakiman dari beberapa negara.
  4. Konvensi konvensi Internasional.

Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa keputusan Mahkamah Internasional dapat dianggap adil dan sesuai jika pihak pihak yang bersangkutan telah setuju dengan keputusan yang telah dibuat tersebut.

Sekretariat

Struktur organisasi dalam PBB selanjutnya adalah Sekretariat. Sekretariat merupakan struktur PBB yang memiliki tugas dan peran dalam melaksanakan program dan melayani badan lain dalam PBB. Struktur organisasi PBB seperti Sekretariat memiliki nama lain dalam Bahasa Inggris yaitu “Secretariat”. Struktur keanggotaan PBB dalam Sekretariat ini tersusun oleh beberapa jabatan seperti:

  1. Staf PBB
  2. Sekretaris Jenderal PBB
  3. Wakil Sekretaris Jenderal PBB

Struktur organisasi PBB seperti sekretaris Jenderal PBB memiliki tugas utama yaitu menyusun administratif dalam Perserikatan Bangsa Bangsa sehingga pelaksanaan kebijaksanaan dan programnya dapat berjalan dengan mudah. Kemudian sekretaris jenderal juga memiliki tugas lain yaitu membuat laporan tahunan  yang harus dipertanggungjawabkan kepada Majelis Umum dan kegiatan PBB yang ada.

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa struktur organisasi PBB beserta tugas struktur organisasi dalam PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Berdasarkan penjelasan struktur PBB di atas, dapat disimpulkan bahwa PBB memiliki peran yang penting untuk negara negara didunia, termasuk negara Indonesia. Hal ini dikarenakan struktur keanggotaan PBB selalu berpedoman pada legalitas kebijakan PBB yang keputusannya diambil berdasarkan kepentingan bersama sehingga pemberontakan dapat dihindari. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *