Cara Reproduksi Ascomycota dan Zygomycota Beserta Ciri Cirinya
(a) Reproduk Asmocycota uniseluler secara aseksual (pembentukan tunas) dan (b) reproduksi secara seksual (membentuk askospora)

Cara Reproduksi Ascomycota dan Zygomycota Beserta Ciri Cirinya

Diposting pada

Cara Reproduksi Ascomycota dan Zygomycota Beserta Ciri Cirinya – Di dunia ini banyak sekali jenis jenis makhluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan. Masing masing jenis makhluk hidup tersebut juga memiliki beragam spesies dengan ciri yang berbeda beda. Contohnya tumbuhan jamur. Jamur merupakan organisme eukariot yang tidak mempunyai klorofil meskipun memiliki dinding sel. Jamur termasuk dalam kingdom plantae pada awalnya. Tetapi karena jamur tidak dapat membuat makanannya sendiri (fotosintesis), maka berubah menjadi keluarga kingdom fungi. Adapun jenis jenis jamur berdasarjan cara perkembangbiakannya yaitu Ascomycota dan Zygomycota. Kedua jamur ini berbeda dari segi cara reproduksi Ascomycota, ciri ciri Ascomycota, cara reproduksi Zygomycota maupun ciri ciri Zygomycota.

Sebenarnya tumbuhan jamur dapat dibagi menjadi beberapa divisi menurut cara perkembangbiakannya. Adapun jenis jenisnya yaitu Ascomycota, Zygomycota, Chytridiomycota, Deuteromycota, maupun Basidiomycota. Namun kali ini saya akan membahas tentang cara reproduksi Ascomycota, ciri ciri Ascomycota, cara reproduksi Zygomycota dan ciri ciri Zygomycota. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Cara Reproduksi Ascomycota dan Zygomycota Beserta Ciri Cirinya

Dalam pembahasan kali ini saya membaginya menjadi dua sub menu yaitu mengenai Ascomycota maupun Zygomycota. Masing masing menu terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai cara reproduksi Ascomycota, ciri ciri Ascomycota, cara reproduksi Zygomycota dan ciri ciri Zygomycota. Berikut ulasan selengkapnya:

Ascomycota

Ciri utama Ascomycota ialah talus yang tersusun oleh miselium dengan sekat sekat. Di dalam askus tersebut terdapat askospora yang dibentuk oleh reproduksi seksualnya. Askospora dalam Ascomycota ini ada yang hidup sebagai parasit ataupun saproba. Untuk jenis Ascomycota dalam bentuk parasit akan menyebabkan tumbuhan lain terkena penyakit. Selain itu adapula Konidiofor yakni hasil reproduksi seksual pada Ascomycota yang membentuk spora konidium di ujung hifa. Dalam tubuh buah Ascomycota terdapat pembentukan askus yang sering dinamakan dengan “Askoma ataupun Askokarp”. Maka dari itu, cara reproduksi Ascomycota dan ciri ciri Ascomycota berbeda dengan spesies jamur lainnya.

Cara Reproduksi Ascomycota dan Zygomycota Beserta Ciri Cirinya
Gambar Jamur Ascomycota

Selanjutnya Ascomycota memilki cara hidup sebagai pengurai bahan organik. Kelebihan Ascomycota ialah dapat menguraikan tumbuhan sekaligus menguraikan sisa sisa organisme dalam laut ataupun dalam tanah. Inilah yang menjadi salah satu ciri ciri Ascomycota. Cara reproduksi Ascomycota juga mempengaruhi cara hidupnya. Ascomycota ini memiliki jenis lain yang biasanya dinamakan sebagai ragi hidup karena selnya hanya satu dan didalam tubuhnya terdapat kandungan karbohidrat sekaligus gula. Tidak heran jika Ascomycota dapat digunakan sebagai bahan pembuatan wine (anggur merah).

Baca juga : Contoh Tumbuhan Dikotil dan Monokotil Beserta Penjelasan

Adapula Ascomycota yang hidup sebagai parasit organisme lain. Contohnya pembentukan mikoriza oleh jamur Morchella Esculenta atau Morel dengan tumbuhan lain yang hidup dengan cara simbiosis mutualisme satu sama lain. Jenis Ascomycota berperan sebagai pelindung tumbuhan tersebut dari serangan hama. Hal ini dikarenakan cara reproduksi Ascomycota ini dilakukan dengan pengeluaran racun pada bagian permukaan sel daun mesofilnya. Inilah yang dapat dijadikan ciri Ascomycota untuk spesies ini.

Cara Reproduksi Ascomycota

Ascomycota dapat dibagi menjadi beberapa spesies seperti Ascomycota Uniseluler dan Multiseluler. Masing masing spesies memiliki cara reprosuksi yang berbeda beda. Untuk cara reproduksi Ascomycota Uniseluler maupun multiseluler terjadi secara vegetatif (aseksual) sekaligus dapat bereproduksi secara demham generatif (seksual). Berikut penjelasan selengkapnya:

Reproduksi Ascomycota secara Aseksual

  • Ascomycota Uniseluler

Cara reproduksi Ascomycota uniseluler secara aseksual terjadi melalui proses sel Induk yang melepaskan tunas atau sering disebut sebagai proses pembelahan sel. Tunas yang telah dilepas tadi akan membentuk sel jamur baru. Namun apabila tunas tidak telepas maka akan menjadi hifa semu (rantai pseudohifa).

  • Ascomycota Multiseluler

Cara reproduksi Ascomycota multiseluler secara aseksual terjadi melalui pembentukan spora aseksual konidiospora dan fragmentasi hifa. Kemudian hifa jamur baru akan terbentuk dari terputusnya hifa dewasa. Setelah itu hifa dewasa (haploid) akan membentuk tangkai konidia (konidiofor). Lalu akan muncul konidia dari hasil spora pada ujung konidiofor yang diterbangkan oleh angin. Konidia ini akan memiliki kromosom yang jumlahnya haploid (n).

Cara Reproduksi Ascomycota dan Zygomycota Beserta Ciri Cirinya
(a) Reproduk Asmocycota uniseluler secara aseksual (pembentukan tunas) dan (b) reproduksi secara seksual (membentuk askospora)

Baca juga : Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Pada Tumbuhan

Reproduksi Ascomycota secara Seksual

  • Ascomycota Uniseluler

Cara reproduksi Ascomycota uniseluler secara seksual berawal dari adanya penyatuan (konjungsi) dua sel haploid (n) yang jenisnya berbeda. Penyatuan 2 sel tadi akan membentuk zigot dengan jumlah kromosom diploid (2n).

  • Ascomycota Multiseluler

Cara reproduksi Ascomycota multiseluler secara seksual dapat terjadi melalui beberapa hal seperti di bawah ini:

1. Berdekatnya kromosom haploid pada hifa (+) dengan hifa (-). Hida (+) akan menghasilkan alat reproduksi betina (askogonium) dan hifa (-) akan menghasilkan alat reproduksi jantan (anteridium).

2. Askogonium akan tergabung pada tubuh buah (askokarp) setelah tumbuh menjadi dewasa dan membentuk hifa dikariotik bercabang.

3. Kemudian cara reproduksi Asmocycota multiseluer secara seksual akan membentuk askus dikariotik pada ujung ujung hifa askokarp.

4. Pembentukan inti memiliki kromosom diploid (2n) melalui peleburan inti (kariogami) yang terjadi didalam aksus.

5. Kemudian terjadi pembelahan meiosis pada inti diploid yang terdapat dalam askus sehingga menciptakan 4 nukleus haploid (n).

6. Nukleus nukleus tersebut akan melakukan pembelahan secara mitosis. Maka dari itu terdapat 8 nukleus dalam askus. Setelah itu akan terjadi pembentukan askospora dengan kromosom haploid dan dinding sel di sekitar nukleus.

7. Askospora akan semakin besar secara bersamaan jika askusnya sudah masak. Hal ini terjadi karena pecahnya satu askus akan mempengaruhi askus lain untuk ikut pecah juga.

8. Kemudian Askospora akan menjadi hifa baru dengan haploid (n) dan berkecambah di tempat yang cocok. Hifa haploid akan menghasilkan miselium haploid (n) dan tumbuh menjadi bercabang.

Cara Reproduksi Ascomycota dan Zygomycota Beserta Ciri Cirinya
Reproduk Asmocycota multiseluler secara aseksual (pembentukan konidiospora) dan reproduksi secara seksual (membentuk askospora)

Ciri Ciri Asmocycota

Selanjutnya saya akan membahas tentang ciri ciri Asmocycota. Adapun ciri ciri dari Asmocycota yaitu sebagai berikut:

  • Sebagian jenis Asmocycota hifa disusun menjadi tubuh buah makroskopis yang kompak (askokrap/askokarpus), memiliki miselium dan berbentuk cabang cabang.
  • Askokrapnya memiliki bentuk yang bervariasi, misalnya berbentuk bola, botol ataupun mangkok.
  • Didalam askokrap terdapat banyak askus yang berupa askospora.
  • Hasil reproduksi askus secara seksual ialah berbentuk askospora.
  • Bentuk struktur askus hampir sama seperti kantong.
  • Asmocycota memiliki sifat multiseluler dan uniseluler.
  • Jenis Asmocycota multiseluler memiliki hifa yang bersekat.

Selain cara reproduksi Asmocycota dan ciri ciri Asmocycota di atas. Adapula contoh Asmocycota. Jamur Asmocycota tergolong dalam sac fungi (fungi kantong). Sekitar 60.000 fungi kantong yang telah dideskripsikan oleh ahli mikologi, baik bersifat multiseluler ataupun uniseluler. Adapun beberapa contoh Asmocycota yaitu Morchella esculenta, Saccharomyces cerevisiae, Trichophyton mentagrophytes, Neurospora crassa dan Neurospora sitophila, Candida albicans, Penicillum notatum dan Penicillium chrysogenum, Claviceps purpurea, Tuber melanosporum (truffle), Blue mold atau kapang biru, dan Aspergillus flavus.

Zygomycota

Pengertian Zygomycota ialah hasil pembagian devisi fungi sesuai dengan cara reproduksinya. Cara reproduksi Zygomycota menghasilkan zigospora yakni spora yang tidak memiliki flagela. Ciri ciri Zygomycota sendiri yaitu memiliki banyak inti sel dan memiliki hifa yang tidak bersekat. Zygomycota memiliki cara hidup didalam tanah sebagai pengurai (saproba), serta hidup dalam sisa sisa makanan dan hewan yang sudah membusuk/mati. Sebagian jenis Zygomycota memiliki cara hidup dengan membentuk mikoriza dengan bantuan akar tumbuhan sehingga melakukan simbiosis mutualisme.

Baca juga : Macam Macam Sendi (Pengertian, Fungsi dan Komponen)

Zygomycota dan tumbuhan tersebut memiliki hubungan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan satu sama lain. Akar tumbuhan akan lebih meningkatkan proses penyerapan mineral dan air dalam tanah, sedangkan Zygomycota akan mendapatkan nutrisi zat organik yang diperoleh dari inang tumbuhan. Selain itu adapula jenis Zygomycota yang berperan sebagai parasit tumbuhan lain sehingga dapat membuat tanaman ubi ubian membusuk dan terkena penyakit. Dibawah ini terdapat penjelasan mengenai cara reproduksi Zygomycota dan ciri ciri Zygomycota.

Cara Reproduksi Zygomycota

Cara reprosukdi Zygomycota dapat dilakukan secara seksual maupun aseksual. Untuk reproduksi seksual terjadi apabila lingkungan dalam keadaan yang kurang menguntungan seperti kekeringan. Sedangkan reproduksi aseksual terjadi apabila lingkungan dalam keadaan yang mendukung dan baik.

Cara Reproduksi Ascomycota dan Zygomycota Beserta Ciri Cirinya
Reproduksi Zygomycota secara Seksual dan Aseksual

Reproduksi Zygomycota Aseksual

Cara reproduksi Zygomycota secara aseksual terjadi melalui fragmentasi hifa sehingga akan membentuk sporangiospora (spora aseksual). Kemudian akan tumbuh menjadi hifa jamur baru setelah hifa tersebut dewasa dan melakukan pembelahan atau pemutusan.

Reproduksi Zygomycota Seksual

Cara reproduksi Zygomycota secara seksual terjadi melalui peleburan antar hifa yang jenisnya berbeda. Peleburan ini akan membentuk zigospora (spora seksual).

Ciri Ciri Zygomycota

Selanjutnya saya akan menjelaskan tentang ciri ciri Zygomycota. Adapun ciri ciri dari Zygomycota yaitu sebagai berikut.

  • Zygomycota memiliki sifat multiseluler.
  • Memiliki banyak inti sel dan hifanya tidak bersekat.
  • Pada dinding sel Zygomycota terdapat zat kitin.
  • Tidak memiliki tubuh buah.
  • Sebagian Zygomycota memiliki stolon dan rizoid.
  • Zygomycota memilik reproduksi secara seksual (generatif) sehingga membentuk zigospora dan bereproduksi secara aseksual (vegetatif) melalui fragmentasi sehingga menghasilkan sporangiospora.

Selain cara reproduksi Zygomycota dan ciri ciri Zygomycota di atas. Adapua contoh Zygomycota. Jamur Zygomycota tergolong dalam fungi zigot. Sekitar 600 fungi zigot yang telah dideskripsikan oleh ahli mikologi. Adapun beberapa contoh Zygomycota yaitu Mucor sp, Pilobolus, Metarrhisium anisopliae, Rhizopus sp, dan Beauveria bassiana.

Sekian penjelasan mengenai cara reproduksi Ascomycota, ciri ciri Ascomycota, cara reproduksi Zygomycota dan ciri ciri Zygomycota. Ascomycota dan Zygomycota termasuk dalam spesies jamur. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *