Contoh Teks Editorial (Pengertian, Ciri, Struktur dan Kaidah Kebahasaan)

Contoh Teks Editorial (Pengertian, Ciri, Struktur dan Kaidah Kebahasaan)

Diposting pada

Contoh Teks Editorial (Pengertian, Ciri, Struktur dan Kaidah Kebahasaan) Dalam pelajaran Bahasa Indonesia terdapat jenis jenis teks seperti teks editorial, teks anekdot, teks berita, teks diskusi, dan lain lain. Setiap teks memiliki pengertian, ciri, struktur, kaidah kebahasaan dan contoh masing masing. Sama halnya dengan teks editorial yang memiliki pengertian teks editorial, ciri ciri teks editorial, struktur teks editorial, kaidah kebahasaan teks editorial dan contoh teks editorial. Hal hal yang terkandung dalam teks editorial berfungsi untuk pembeda dengan jenis teks lainnya. Selain itu adapula struktur dan kaidah kebahasaannya yang digunakan sebagai pedoman dalam pembuatan contoh teksnya.

Contoh Teks Editorial (Pengertian, Ciri, Struktur dan Kaidah Kebahasaan)

Teks editorial dapat disebut sebagai opini atau pendapat. Teks ini merupakan karangan yang didalamnya terdapat sejumlah masalah yang sedang terjadi atau sedang menjadi perbincangan banyak orang. Jenis teks ini pada umumnya terdapat disurat kabar atau majalah dalam bentuk artikel pokok yang berisi pandangan peristiwa yang sedang hangat diperbincangkan. Nah kali ini saya akan menjelaskan mengenai pengertian teks editorial, ciri ciri teks editorial, struktur teks editorial, dan kaidah kebahasaan teks editorial beserta contoh teks editorial. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Contoh Teks Editorial (Pengertian, Ciri, Struktur dan Kaidah Kebahasaan)

Sebelum membuat contoh teks editorial, sangat penting untuk memahami pengertian teks editorial, ciri ciri teks editorial, struktur teks editorial, dan kaidah kebahasaan teks editorial. Hal tersebut berguna agar contoh teks yang dibuat dapat memenuhi syarat ketentuan yang berlaku serta tidak salah dalam membuat contohnya. Sebenarnya contoh teks ini sering kita jumpai dalam kedidupan sehari hari. misalnya teks editorial pendidikan seperti isu tentang pencabutan ujian nasional ditingkat SMP, SMA dan sederajatnya.  Nah semua itu merupakan salah satu contoh permasalahan yang sedang hangat diperbincangkan.

Pengertian Teks Editorial

Pengertian teks editorial atau opini dapat diartikan sebagai gagasan, buah pemikiran, ide dan pendapat yang dilontarkan dengan maksud merespon sutu peristiwa atau hal hal tertentu. Lalu teks opini ialah sebuah teks yang berisi pemikiran tertentu tentang sesuatu hal yang dianggap masih memiliki sisa sisa persoalan. Dalam contoh teks editorial sering kita temukan opini atau pendapat seseorang dalam membahas sesuatu hal tertentu.

Baca juga: Pengertian Teks Eksposisi, Ciri, Jenis, Struktur dan Contohnya

Contoh teks editorial biasanya terdapat didalam majalah ataupun surat kabar yang berisi pendapat seseorang (pembaca atau pihak redaktur) mengenai berita tersebut. Gagasan atau pendapat tersebut pada umumnya membahas mengenai fakta atau masalah yang sedang menjadi perbincangan. Teks opini tersebut biasanya berbentuk esai.

Struktur Teks Editorial

Selanjutnya terdapat struktur teks editorial yang digunakan dalam pembuatan contoh teks editorial. Struktur teks editorial dapat dibagi menjadi tiga bagian yang diantaranya:

Pernyataan Pendapat

Pernyataan pendapat ialah struktur teks editorial yang berisi pendapat umum dari fenomena maupun fakta yang sedang diperbincangkan.

Argumentasi atau Opini

Argumentasi ialah struktur teks editorial yang berisi gagasan penulis, analisis dan ulasan tajam menggunakan sudut pandang tertentu. Dengan kata lain pendapat ini lebih mencolok dibandingkan pendapat umum yang terdapat dibagian sebelumnya. Dalam struktur ini penulis juga memasukkan pendapat penulis lain yang berkaitan dengan topik yang dibahas oleh penulis aslinya.

Pernyataan Ulang Pendapat atau Penutup

Struktur teks editorial yang terakhir yaitu penutup atau pernyataan ulang pendapat. Pada bagian penutup tersebut selalu disertai dengan pernyataan ulang pendapat yang telah ditunjukkan dalam bagian sebelumnya. Pada struktur ini memiliki kesan yang utama, mudah diserap dan penting untuk pembaca.

Baca juga: Contoh Teks Diskusi Terbaru (Kenakalan Remaja, Anak Anak, Teknologi, Narkoba)

Dalam contoh teks editorial terkadang penggunaan strukturnya tidak urut. Misalnya ada yang diawali dengan argumentasi kemudian disusul dengan pernyataan pendapat dan penutup. Adapula teks editorial yang diawali dengan abstraksi yang berisi fakta fakta permasalahan tertentu.

Ciri Ciri Teks Editorial

Pembuatan contoh teks editorial juga berpedoman kepada ciri ciri teksnya. Berikut beberapa ciri ciri teks editorial:

  • Memiliki sifat analisis.
  • Teksnya berisi tentang pendapat penulis dan fakta umum.
  • Dalam menyampaikan pendapat biasanya menggunakan pemikiran yang logis.
  • Penulisannya dalam bentuk perspektif tertentu sehingga berisi kebenaran pendapat yang maknanya berbeda.
  • Teksnya diawali dengan pemaparan fakta yang bersifat umum. Kemudian disusul dengan penjelasan pendapat atau sebaliknya.
  • Memiliki sifat argumentasi.
  • Menggunakan kaidah kebahasan tertentu.

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

Contoh teks editorial juga berpedoman pada kaidah kebahasaan teksnya. Berikut beberapa kaidah kebahasaan teks editorial yang meliputi :

  • Teksnya berbentuk paragraf dan satu teks harus terdiri dari beberapa paragraf.
  • Menggunakan kalimat pasif dan kalimat aktif.
  • Penulisannya berbentuk formal jika digunakan untuk menjelaskan sesuatu hal, serta dapat ditulis dalam bentuk non formal jika berisi pemaparan fakta lapangan. Contohnya pendapat narasumber lapangan yang dapat ditulis dengan bahasa lisan apa adanya.
  • Menggunakan konjungsi, kata sifat, tanda baca, adverbia, kata kerja dan kata benda.
  • Mengandung kutipan dan referensi yang menggunakan format tertentu.

Contoh Teks Editorial

Setelah kita memahami apa itu teks editorial, selanjutnya tiba saatnya untuk membuat contoh teksnya. Contoh teks editorial memiliki berbagai tema sepeti banjir, sekolah, sampah dan lain lain. Berikut beberapa contoh teks editorial, antara lain :

Contoh Teks Editorial #1

“Bencana Banjir di Indonesia”

Siapa yang sudah tidak asing dengan peristiwa alam yang satu ini?

Banjir sudah seperti langganan bagi negara Indonesia. Setiap musim hujan tiba, bencana banjir selalu melanda beberapa wilayah Indonesia. Banjir ialah peristiwa alam yang terjadi saat aliran air mulai berlebihan hingga merendam sebagian wilayah. Salah satu wilayah yang sering dilanda banjir ialah wilayah DKI Jakarta. Banjir tersebut disebabkan oleh aliran sungai yang tersumbat, baik karena sampah ataupun tempat penampungan air yang tidak sanggup menampungnya lagi. Banjir juga disebabkan oleh ulah manusia dalam penggundulan hutan tanpa pemikiran panjang dan hanya bertindak sesuka hati terhadap lingkungan. Bencana banjir juga memberikan dampak yang cukup terasa bagi masyarakat seperti korban jiwa, menimbulkan berbagai jenis penyakit, dan rusaknya sarana prasarana umum.

Banjir harus segera diatasi agar tidak menjadi ritual setiap tahunnya. bencana ini harus segera dikurangi bukan malah dibiarkan saja hingga menjadi parah. Menurut perkiraan terdapat  70% wilayah yang telah terendam banjir. Bencana banjir yang selalu melanda selalu membawa kerugian dan hikmah bagi setiap orang walaupun konteksnya berbeda beda. Namun ada satu hal yang perlu dipelajari dari masalah ini yaitu bagaimana cara manusia dalam mempelajari alam. Karena ulah manusia juga, bencana ini semakin parah setiap waktu. Bahkan masalah yang ditimbulkanpun semakin besar karena lahan kota telah dibangun beton beton yang menjulang tinggi. Kesadaran akan hal inilah yang terkadang dilupakan oleh setiap orang. Seharusnya kita sadar dan berusaha untuk mengurangi bencana banjir ini.

“Mari sama sama menanggulangi dan mencegah terjandinya banjir dengan melakukan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan ayo kita hijaukan Negara Indonesia ini.”

Contoh Teks Editorial #2

“Haruskah Ujian Nasional Online Diadakan?”

Seperti yang kita ketahui bahwa beberapa bulan kedepan ujian nasional akan berlangsung bagi sekolah bertaraf SD, SMP, atau SMA sederajat. Kemendikbud telah memberikan aturan baru dalam pelaksanaan ujian nasiobal tertulis disetiap sekolah. Ujian nasional tertulis tersebut diubah menjadi Ujian Nasional Online dan harus dilaksanakan oleh setiap sekolah. Namun peraturan baru tersebut baru dilakukan dibeberapa sekolah saja.

Apabila dilihat dari situasi dan keadaan lapangan sekarang ini. Pelaksanaan Ujian Nasional Online harus dipertimbangkan kembali karena terdapat beberapa masalah yang terjadi dibeberapa sekolah seperti minimnya pengetahuan tenaga ahli dan infrastruktur sekolah yang belum merata.

Pada dasarnya peraturan pelaksanaan Ujian Nasional Online sangat baik dilakukan namun juga harus diimbangi dengan infrastruktur sekolah seperti akses internet, listrik dan komputer. Tetapi semua itu belum terealisasikan secara menyeluruh. Coba bayangkan jika dalam satu sekolah terdapat 200 siswa. Maka berapakah jumlah komputer yang harus dibutuhkan? Tentunya komputer yang digunakan cukup banyak bukan. Jika peraturan tersebut tetap harus dilaksanakan maka setiap satu komputer harus digunakan secara bergiliran. Namun hal tersebut tentunya rentan dengan kecurangan saat pelaksanaan ujian.

Masalah lain yang sering terjadi disetiap sekolah ialah kurangnya tenaga ahli yang paham dengan pelaksanaan Ujian Nasional Online ini. Jika pemerintah mengharuskan pelaksanaan peraturan ini maka pihak pemerintah juga harus menjamin ketersediaan infrastruktur disetiap sekolah. Selain itu pelaksanaan Ujian Nasioanl Online harus dilakukan secara bertahap dan tidak terburu buru. Pihak pemerintah juga harus melakukan sosialisasi disetiap sekolah jauh jauh harus sebelum pelaksanaan Ujian Nasional Online agar tidak menimbukan masalah masalah yang terkait.

Inilah penjelasan mengenai pengertian teks editorial, ciri ciri teks editorial, struktur teks editorial, dan kaidah kebahasaan teks editorial beserta contoh teks editorial. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda. Terima kasih.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *