Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional
Integrasi Nasional

Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional

Diposting pada

Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional – Pengertian Integrasi Nasional menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dapat di jabarkan secara antropologis maupun secara politis. Untuk pengertian secara politis ialah proses menyatukannya sebuah kelompok sosial dan budaya menjadi satu wilayah nasional yang bersatu menciptakan sebuah identitas nasional. Sedangkan secara antropologis memiliki pengertian yakni penyesuaian yang terjadi antara perbedaan unsur kebudayaan, sehingga kehidupan masyarakat dan berbangsanya mencapai fungsi yang serasi. Dalam hal ini faktor pendorong integrasi nasional dan faktor penghambat integrasi nasional sangat berperan penting.

Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional
Faktor pendorong Integrasi Nasional dan faktor penghambat integrasi nasional

Integrasi Nasional dalam budaya dan masyarakat bangsa Indonesia pertama kali diwujudkan oleh Empu Tantular dari Kerajaan Majapahit melalui beberapa ungkapan. Ungkapan tersebut di satukan menjadi sebuah kitab bernama Kitab Sutasoma dengan semboyannya yaitu “Bhinneka Tunggal Ika”. Artinya ialah berbeda beda agama, suku bangsa, budaya daerah, namun tetap satu bangsa. Dalam hal ini terdapat beberapa faktor pendorong dan penghambat Integrasi yang diwujudkan tersebut. Nah dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang faktor pendorong integrasi nasional dan faktor penghambat integrasi nasional. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional

Faktor pendorong integrasi dan faktor penghambat integrasi inilah yang nantinya dapat dijadikan penentu dalam perwujudan integrasi nasionalnya. Di bawah ini terdapat beberapa faktor pendorong integrasi nasional dan faktor penghambat integrasi nasional yang saya sajikan untuk anda. Berikut ulasan selengkapnya:

Faktor Pendorong Integrasi Nasional

Faktor pendorong integrasi nasional tersebut berpengaruh terhadap kemajuan sebuah tindakan atau proses tertentu yang dijalankan oleh kelompok atau perorangan. Integrasi nasional tersebut dapat diwujudkan dengan beberapa faktor pendorong seperti di bawah ini:

  • Faktor sejarah yang sama sehingga menciptakan rasa seperjuangan dan senasib.
  • Sesuai dengan pernyataan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang berisi bangsa Indonesia memiliki keinginan untuk menyatukan semua kalangan masyarakat.
  • Wujud rasa cinta terhadap bangsa Indonesia melalui perjuangan mengisi, merebut dan menegakkan kemerdekaan.

Baca juga : Pengertian Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif Beserta Bentuknya

  • Memiliki rasa rela berkorban demi kepentingan negara seperti yang dilakukan oleh para Pahlawan bangsa yang gugur dalam medan perang.
  • Faktor pendorong integrasi nasional selanjutnya ialah perwujudan dari Pancasila dan UUD 1945, Proklamasi Kemerdekaan, lagu kebangsaan Indonesia Raya, bahasa persatuan Bahasa Indonesia serta bendera merah putih melalui konsensus atau kesepakatan nasional.
  • Terciptanya simbol kenegaraan yang berwujud Garuda Pancasila dan semboyannya yaitu “Bhinneka Tunggal Ika”.
  • Mengembangkan ciri khas turun temurun sebagai pribadi bangsa Indonesia melalui pengembangan budaya gotong royong.

Faktor Penghambat Integrasi Nasional

Selanjutnya saya akan membahas tentang faktor penghambat Integrasi nasional. Faktor penghambat ini sebenarnya menjadi penghalang kelompok ataupun individu dalam melakukan sebuah tindakan tertentu. Berikut beberapa faktor integrasi nasional kategori penghambat yaitu diantaranya:

  • Negara Indonesia terdiri dari beberapa wilayah yang luas yakni dikelilingi oleh lautan luas dan memiliki ribuan pulau.
  • Memiliki kemungkinan tantangan, gangguan, ancaman dan hambatan yang cukup besar bahkan dapat merusak kesatuan, persatuan dan keutuhan bangsa, baik dari luar ataupun dalam negeri.
  • Terciptanya rasa keputusasaan dan ketidakpuasan terhadap besarnya ketidakmerataan dan ketimpangan pembangunan beserta hasilnya.
  • Faktor penghambat integrasi nasional selanjutnya ialah timbulnya paham etnosentrisme dalam berbagai suku bangsa, dimana mereka menganggap rendah budaya lain dan melebih lebihkan kebudayaan bangsa sendiri.
  • Nilai nilai budaya bangsa yang semakin lemah karena pengaruh budaya asing melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Contoh pengaruh budaya asing melalui kontak langsung yaitu seperti unsur pariwisata, sedangkan untuk kontak tidak langsung seperti media elektronik maupun media cetak. Dengan begitu akan membuat masyarakat memiliki gaya hidup (westernisasi) kebarat baratan dan tidak sesuai dengan nilai nilai dalam Pancasila.

Selain faktor pendorong integrasi nasional dan faktor penghambat integrasi nasional. Adapula contoh perwujudan dari integrasi tersebut yaitu sebagai berikut:

  • Pemerintah Republik Indonesia yang bertempat di Jakarta melakukan pembangunan TMII (Taman Mini Indonesia Indah) pada tahun 1976. Kompleks TMII tersebut merupakan anjungan semua provinsi (berjumlah 27 provinsi waktu itu) yang terdapat di Indonesia. Masing masing anjungan memperlihatkan aneka hasil budaya dan rumah adat dari setiap proovinsi. Bahkan dalam kompleks tersebut memiliki berbagai tempat ibadah dari agama agama yang terdapat di Indonesia.
  • Faktor pendorong Integrasi nasional menciptakan sikap toleransi antar umat agama yang berbeda, baik antar teman, saudara maupun tetangga.

Baca juga : Batas Wilayah Indonesia Secara Geografis dan Astronomis

  • Adanya sikap ikut memiliki dan menghargai budaya daerah lain. Bahkan kita dapat belajar budaya daerah lain seperti belajar menari legong (tarian Bali) dan sebagainya.
  • Meskipun terdapat faktor penghambat integrasi nasional, namun setiap 4 tahun sekali selalu diadakan PON (Pekan Olahraga Nasional) yakni pertandingan olahraga tingkat nasional. Dengan pengadaaan PON ini diharapkan potensi para atlet daerah semakin berkembang dan memupuk persatuan Indonesia. Selain itu bakat bakat para atlet dapat digali dan nantinya dapat mewakili Indonesia dalam tingkat Internasional.

Kemudian faktor pendorong integrasi nasional dan faktor penghambat integrasi nasional juga dapat mempengaruhi perwujudan dari integrasi tersebut. Kita dapat melihat contoh contoh pendukung perwujudan integrasi nasional seperti di bawah ini:

  • Melalui pertukaran pelajar antar provinsi di Indonesia.
  • Mengirim para pelajar untuk misi kebudayaan di berbagai daerah Indonesia.
  • Menggelar festival budaya dan seni diantara para pelajar Indonesia.
  • Memperkenalkan budaya daerah lokal di Indonesia melalui pergelaran perlombaan antar pelajar.

Sekian penjelasan mengenai faktor pendorong integrasi nasional dan faktor penghambat integrasi nasional. Faktor faktor pendorong dan penghambat tersebut dapat mempengaruhi perwujudan dari integrasi nasionalnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *