Pakaian Adat Sulawesi Tengah dan Gambarnya Terlengkap
Gambar Pakaian Adat di Sulawesi Tengah

Pakaian Adat Sulawesi Tengah dan Gambarnya Terlengkap

Diposting pada

Pakaian Adat Sulawesi Tengah dan Gambarnya Terlengkap – Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan kesenian dan budaya yang dikenal sampai kancah Internasional. Penyebaran kesenian dan budaya tersebut mulai dari Sabang sampai Merauke. Maka dari itu kita sebagai warga negara Indonesia harus ikut serta dalam pengembangkan budaya dan tetap bangga dengan kebudayaan yang ada. Keberagaman budaya ini dapat kita lihat dari banyaknya pakaian adat di beberapa wilayah Indonesia. Salah satunya ialah Sulawesi Tengah.

Sulawesi Tengah adalah salah satu provinsi di Pulau Sulawesi yang memiliki wilayah terluas daripada provinsi lainnya. Maka dari itu banyak sekali macam macam suku bangsa yang ditemukan di wilayah tersebut karena cukup luas dengan sifat heterogen serta budayanya juga bersifat heterogen. Lantas apa saja nama pakaian adat Sulawesi Tengah itu? Bagaimana gambar baju adat Sulawesi Tengah? Sebelum pemerintahan Hindia Belanda menguasai provinsi Sulawesi Tengah, wilayah ini dapat disebut pemerintahan Kerajaan yang memiliki 15 kerajaan. Menurut sejarah Sulawesi Tengah tersebut raja selanjutnya yang memimpin Sulawesi Tengah dikala itu disebut sebagai Delapan Kerajaan di Barat dan Tujuh Kerajaan di Timur.

Pakaian Adat Sulawesi Tengah dan Gambarnya Terlengkap
Gambar Baju Adat Sulawesi Tengah

Suatu kerajaan memiliki adat istiadat berpakaian yang diwujudkan dalam bentuk pakaian perkawinan maupun pakaian adat. Pada awalnya keluarga kerajaanlah yang memakai pakaian khusus tersebut, lalu pakaian itu ditiru oleh masyarakat dan rakyat. Setelah itu mode pakaian yang dibuat oleh keluarga kerajaan tersebut dibuat dengan corak khusus lainnya. Baju adat Sulawesi Tengah disetiap kabupatennya berbeda beda seperti di Donggala, Toli Toli, Banggai dan Morowali. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pakaian adat Sulawesi Tengah dan gambarnya terlengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pakaian Adat Sulawesi Tengah dan Gambarnya Terlengkap

Pada dasarnya masyarakat di Sulawesi Tengah mencakup delapan suku besar yang bercampur seperti suku Bugis, suku Toli Toli, suku Babasall, suku Pamona, suku Kaili, Gorontalo, suku Mori, dan suku Saluan. Setiap suku ini memiliki baju adat Sulawesi Tengah yang berbeda beda. Tidak heran jika Indonesia memiliki keragaman budaya yang kaya. Pakaian adat yang dikenakan oleh masing masing suku di Sulawesi Tengah sendiri memiliki arti dan maksud yang berbeda beda.

Baca juga : Tugas dan Wewenang DPR Beserta Dasar Hukumnya

Seperti yang telah saya katakan di atas bahwa provinsi Sulawesi Tengah memiliki beberapa suku yang berbeda beda dengan baju adatnya masing masing. Untuk itu pakaian adat ini dapat dijadikan sebagai ciri khas dari suku tersebut. Di bawah ini terdapat beberapa pakaian adat Sulawesi Tengah dan gambarnya. Berikut penjelasan selengkapnya:

Pakaian Adat Suku Kaili

Baju adat Sulawesi Tengah yang pertama ditujukan untuk suku Kaili. Suku Kaili terletak di Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Sigi, Kota Palu, dan Tojo Una Una. Di provinsi Sulawesi Tengah tersebut memang didominasi oleh suku Kaili ini. Penampilan kebudayaan dari Suku Kaili ini dijadikan sebagai perwakilan provinsi Sulawesi Tengah karena tergolong suku mayoritas, baik dalam bentuk pakaian adat maupun hal lain di kancah Nasional.

Pakaian Adat Sulawesi Tengah dan Gambarnya Terlengkap
Gambar Baju Adat Suku Kaili

Pakaian adat Sulawesi Tengah untuk suku Kaili dinamakan dengan baju Koje dan baju Nggembe. Baju Nggembe ialah baju adat remaja putri atau perempuan khusus yang digunakan ketika upacara adat maupun pesta. Baju adat ini berbentuk blus longgar, memiliki kerah berbentuk segi empat bulat, dan panjang baju hingga ke pinggang sehingga tergolong unik. Baju nggembe dikenakan dengan tambahan aksesoris pelengkap seperti penutup dada (sampo dada), kalung beruntai (gemo), pending (pende), anting panjang (dali taroe), dan gelang panjang (ponto date).

Baju adat Sulawesi Tengah yang berupa baju Nggembe dipadukan dengan busana bawahan yang berupa Buya Sabe Kumbaja atau sarung tenun Donggala. Sarung ini dikenakan pada bagian pinggang dan dijepit, kemudian di pangkal tangan terdapat untaian dari ujung sarungnya. Penggunanya dapat melipat dan mengikat sarung tersebut ke arah samping kanan ataupun kiri. Suku Kaili memiliki pakaian adat di Sulawesi Tengah untuk pria atau para bujang yang bernama Puruka Pajana dan Baju Koje. Baju Koje ialah busana atas dengan bentuk kemeja lengan panjang dan kerah yang tegak.

Baca juga : Arti Bhineka Tunggal Ika yang Sebenarnya dan Contoh

Kemudian puruka pajana merupakan celana lebar yang dikenakan dengan sarung sebagai pelengkap di bagian pinggang. Selain itu para pria juga mengenakan siga yang merupakan penutup kepala atau destar dan dibagian pinggang diselipkan keris.

Pakaian Adat Suku Mori

Pakaian adat Sulawesi Tengah selanjutnya ditujukan untuk suku Mori. Letak suku Mori ialah di daerah sekitaran Kabupaten Morowali. Nama pakaian adat suku Mori ialah Lambu. Baju adat tersebut dikenakan oleh wanita dan dilengkapi dengan beberapa pernik sepert rok merah panjang, blus lengan panjang dan aksesoris lainnya.

Pakaian Adat Sulawesi Tengah dan Gambarnya Terlengkap
Gambar Baju Adat Suku Mori

Baju adat Sulawesi Tengah seperti busana lambu tersebut dilengkapi dengan beberapa aksesoris yang berupa tusuk konde (Lansonggilo), kalung (Enu Enu), ikat pinggang (Pebo’o), konde (Pewutu Busoki), cincin (Sinsi), anting (Tole Tole), dan gelang (Mala). Kemudian pakaian adat khusus laki laki suku mori berupa celana merah panjang dan kemeja serta dilengkapi dengan bate atau penutup kepala (destar) maupun supele atau ikat pinggang.

Pakaian Adat Suku Toli Toli

Pakaian adat Sulawesi Tengah selanjutnya ditujukan untuk suku toli toli. Letak suku toli toli sendiri ialah di daerah sekitaran Kabupaten Toli Toli. Pakaian adat wanita Sulawesi Tengah tersebut berupa blus lengan pendek yang dilengkapi dengan badu atau manik manik dari pita emas dan di bagian tengah terdapat lipatan kecil, puyuka atau celana panjang yang memiliki hiasan sama, lipa atau sarung dengan panjang sampai lutut, silempang atau selendang, dan ikat pinggang kuning.

Pakaian Adat Sulawesi Tengah dan Gambarnya Terlengkap
Gambar Baju Adat Suku Toli Toli

Baju adat Sulawesi Tengah disertai dengan berbagai aksesoris lain agar membuat busana ini lebih gemerlap seperti gelang panjang, kembang goyang, anting anting panjang, dan kalung kuning panjang. Kemudian untuk baju adat laki laki Sulawesi Tengah menggunakan busana blus berkerah tegak dan berlengan panjang, sarung selutut, songgo atau tutup kepala, dan celana panjang.

Baca juga : Tugas Pengawas Koperasi Beserta Wewenangnya Terlengkap

Pakaian Adat Suku Saluan

Pakaian adat Sulawesi Tengah selanjutnya ditujukan untuk suku Saluan. Letak suku saluan sendiri di daerah sekitaran Kabupaten Luwuk. Pakaian adat suku saluan untuk wanita tersebut bernama pakaian Nu’boune dan rok Mahantan. Sedangkan untuk baju adat laki laki suku Saluan dinamakan dengan pakaian Nu’moane dan Koja. Pakaian Nu’boune merupakan blus biasa berwarna kuning dimana terdapat hiasan bintang dalam busana tersebut. Sedangkan untuk rok Mahantannya merupakan rok panjang sampai mata kaki. Busana ini dikenakan oleh wanita di suku Saluan dan disertai dengan beberapa aksesoris lainnya seperti kalung (Kalong), selendang (Salandoeng), gelang (Potto), dan anting (Sunting).

Kemudian untuk pakaian Nu’moane merupakan busana kemeja biasa. Lalu dipadukan dengan celana panjang berwarna gelap yang dinamakan dengan Koja. Aksesoris tambahan yang dikenakan oleh para laki laki terdiri dari Nu’ubak atau topi dan Lipa atau sarung.

Sekian penjelasan mengenai pakaian adat Sulawesi Tengah dan gambarnya terlengkap. Baju adat Sulawesi Tengah tersebut terdiri dari pakaian adat suku kaili, pakaian adat suku mori, pakaian adat suku toli toli dan pakaian adat suku saluan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *