Pengertian Kata Bilangan, Jenis dan Contohnya Dalam Kalimat
Kata Bilangan Dalam Kalimat

Pengertian Kata Bilangan, Jenis dan Contohnya Dalam Kalimat

Diposting pada

Pengertian Kata Bilangan, Jenis dan Contohnya Dalam Kalimat – Apa yang dimaksud kata bilangan itu? Apa pengertian kata bilangan? Apa saja jenis jenis kata bilangan? Apa saja contoh kata bilangan dalam kalimat? Dalam penulisan kalimat Bahasa Indonesia terdapat informasi yang disampaikan atau diungkapkan dengan mengandung beberapa unsur kata. Kata sendiri dapat dibagi menjadi beberapa jenis yaitu kata benda, kata bilangan, kata sifat, kata keterangan, kata penghubung, kata kerja, kata ganti, kata seru, kata sandang, dan kata depan. Setiap macam kata dalam Bahasa Indonesia tersebut memiliki arti dan makna yang berbeda beda.

Pengertian Kata Bilangan, Jenis dan Contohnya Dalam Kalimat
Kata Bilangan Dalam Kalimat

Kata Bilangan (Numeralia) dapat diartikan sebagai kata yang berguna untuk menyatakan urutan atau jumlah seperti benda, binatang, orang dan sebagainya. Macam macam kata bilangan tersebut terdiri dari kata bilangan tentu atau takrif dan kata bilangan tidak tentu atau tidak takrif. Selain itu adapula penggunaan kata bantu bilangan yang secara umum telah diketahui. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian kata bilangan, jenis jenis kata bilangan dan contoh kata bilangan. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Kata Bilangan, Jenis dan Contohnya Dalam Kalimat

Pengertian kata bilangan (Numeralia) ialah kata yang berguna untuk menyatakan urutan atau jumlah benda dalam sebuah deretan. Jenis jenis kata bilangan pada dasarnya terdiri dari kata bilangan tentu dan tidak tentu. Setiap macam kata bilangan memiliki makna dan contoh kata bilangan yang berbeda beda. Berikut penjelasan selengkapnya:

Kata Bilangan Tentu (Takrif)

Pengertian kata bilangan tentu atau takrif ialah kata bilangan yang menunjukkan jumlah. Kata bilangan tentu ini dapat dibagi menjadi beberapa macam. Berikut macam macam kata bilangan tentu yaitu diantaranya:

Kata Bilangan Utama

Jenis kata bilangan tentu yang pertama ialah kata bilangan utama. Kata bilangan utama ialah kata bilangan yang menunjukkan jumlah angka. Kata bilangan utama tersebut dapat dibagi menjadi beberapa macam seperti kata bilangan gugus (pengelompokan bilangan), kata bilangan penuh, dan kata bilangan pecahan.

Baca juga : Teks Ulasan (Pengertian, Tujuan, Ciri, Struktur, Kaidah dan Contoh)

Kata Bilangan Penuh

Macam kata bilangan utama yang pertama ialah kata bilangan penuh. Pengertian kata bilangan penuh ialah kata yang tidak membutuhkan tambahan kata lain sehingga dapat berdiri sendiri. Adapun contoh kata bilangan penuh yaitu satu, tiga, lima, dua puluh tiga ribu, satu juta, empat miliar, tiga triliun, dua jam, satu biji, lima buah, lima kilogram, empat detik, dan sebagainya. Kata bilangan penuh dapat berkaitan dengan kata satuan secara langsung seperti untuk uang, berat, waktu, isi, ukuran dan lain lain. Adapun contoh kata bilangan dalam kalimat kategori penuh yaitu:

  • Dalam rangka perayaan 17 Agustus, dua atau tiga anak wajib mewakili kelas untuk ikut berpartisipasi dalam perlombaan makan kerupuk.
  • Untuk mengetahui hasil cek kesehatan, maka memerlukan waktu pemeriksaan selama dua jam.
  • Adik membeli gula pasir dua kilogram di supermarket.

Kata Bilangan Pecahan

Jenis kata bilangan utama selanjutnya ialah kata bilangan pecahan. Kata bilangan pecahan ialah kata bilangan yang tersusun oleh pembilang, penyebut dan ditambah dengan partikel per-. Adapun contoh dari kata bilangan pecahan yaitu setengah (½), seperempat (¼), tiga per empat (¾) dan lain lain. Kata bilangan pecahan menunjukkan pembagian secara utuh dalam suatu bilangan. Berikut contoh kata bilangan pecahan dalam kalimat yaitu meliputi:

  • Rina membeli bawang merah setengah kilogram di toko.
  • Dian memiliki setengah harta kekayaan milik orangtuanya.
  • Tiga per empat lahan itu milik keluarga saya.
  • Harga setengah cabai rawit mencapai Rp 25.000 menjelang hari raya.

Kata Bilangan Gugus

Macam kata bilangan utama selanjutnya ialah kata bilangan gugus. Pengertian kata bilangan gugus ialah kata yang berguna untuk jumlah kelompok dalam satuan benda atau sebagainya. Misalnya 1 lusin = 12 biji, 1 minggu = 7 hari, 1 abad = 100 tahun, 1 gross = 12 lusin, 1 windu = 8 tahun, 1 kodi = 20 biji, 1 tahun = 12 bulan dan lain lain. Penggunaan kata bilangan gugus ini ialah untuk menunjukkan jumlah sekumpulan waktu atau satu kelompok. Adapun contoh kata bilangan gugus dalam kalimat yaitu meliputi:

  • Jika pembelian sepatu itu satu lusin, maka harganya akan jauh lebih murah.
  • Selama 1 tahun ia tidak dapat bertemu ibu kandungnya.
  • Di dunia ini terdapat manusia tertua yang usianya mencapai 1 abad lebih.

Kata Bilangan Tingkat

Jenis kata bilangan tentu selanjutnya ialah kata bilangan tingkat. Definisi kata bilangan tingkat ialah kata yang menyatakan tingkatan atau urutan jumlah sesuatu. Struktur kata bilangan tingkat terdiri dari kata ke + numerik. Misalnya kedua, keempat, kesebelas, keseratus, kesepuluh, dan lain lain. Kegunaan kata bilangan tingkat ialah untuk menunjukkan urutan dari yang teratas sampai terbawah untuk kategori barang, tempat, orang dan sebagainya. Adapun contoh kata bilangan tingkat dalam kalimat yaitu sebagai berikut:

  • Dalam perlombaan Matematika peringkat kedua diraih oleh Dina.
  • Ketiga gadis itu cantik sekali.
  • Anak pertamanya berada di perantauan dan menjadi orang yang sukses.

Baca juga : Penjelasan Cara Menentukan Tema dan Pesan Syair

Kata Bilangan Tidak Tentu

Pengertian kata bilangan tidak tentu (tidak takrif) ialah kata bilangan yang mempunyai satuan tidak tentu dan menunjukkan jumlah sesuatu secara relatif. Adapun contoh kata bilangan tidak tentu yaitu sedikit, seluruh, sebagian, suatu, banyak, segala, semua, beberapa, segenap dan lain lain. Kegunaan kata bilangan tidak tentu ialah untuk menjelaskan jumlah benda yang tidak dapat dihitung. Misalnya gula, beras, air, garam dan sebagainya. Untuk itu banyaknya objek tersebut dijelaskan menggunakan sebutan yang bermaksud satu kesatuan. Adapun contoh dari kata bilangan tak tentu dalam kalimat yaitu sebagai berikut:

  • Untuk menjaga kesehatan tubuh, maka kita harus minum banyak air putih.
  • Pada masakan tersebut tambahkan sedikit gula agar rasanya lebih enak.
  • Saat akhir pekan semua pusat perbelanjaan ramai pengunjung.
  • Diperkebunan itu semua tanaman disapu oleh banjir bandang.

Kata Bantu Bilangan

Pengertian kata bantu bilangan ialah kata yang digunakan untuk melengkapi sebuah satuan objek. Misalnya sehelai, sepotong, sebuah, sebatang, secarik, selembar, dan sepucuk. Kegunaan kata bantu bilangan ialah untuk memberikan makna satuan objek yang letaknya di awal kata benda. Adapun struktur kata bantu bilangan yaitu kata bantu bilangan + kata benda. Di bawah ini terdapat contoh kata bantu bilangan dalam kalimat yaitu sebagai berikut:

  • Adik mengerjakan PR sembari makan sepotong apel.
  • Indah memberikan sebuah kado kepada adiknya.
  • Milea diberikan sepucuk surat dari Bian.

Sekian penjelasan mengenai pengertian kata bilangan, jenis jenis kata bilangan dan contoh kata bilangan dalam kalimat. Kata bilangan adalah kata yang berguna untuk menyatakan urutan atau jumlah benda dalam sebuah deretan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca materi kata bilangan di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *