Pengertian Riba, Jenis, Dasar Hukum, dan Contohnya
Makna Riba dalam Islam

Pengertian Riba, Jenis, Dasar Hukum, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Riba, Jenis, Dasar Hukum, dan Contohnya – Apa yang dimaksud riba itu? Riba secara umum dapat diartikan sebagai sebuah sikap yang menambah jumlah pinjaman atau memberlakukan bunga dengan persentase tertentu ketika pinjaman dikembalikan menurut jumlah pokoknya sehingga peminjam akan diberikan beban untuk membayarnya. Istilah riba secara etimologis berasal dari Bahasa Arab yang berarti “Zidayah” artinya tambahan. Lantas apa saja jenis jenis riba itu? Apa saja dasar hukum riba? Apa saja contoh contoh riba itu?

Pengertian Riba, Jenis, Dasar Hukum, dan Contohnya
Makna Riba dalam Islam

Riba juga dapat diartikan sebagai sebuah sikap untuk mengambil secara batil yang berkaitan dengan tambahan modal atau harta pokok, baik dalam transaksi pinjam meminjam ataupun jual beli. Praktik riba dalam Islam merupakan sesuatu yang haram. Untuk itu dalam pinjaman bank konvensional atau lembaga keuangan lainnya yang menggunakan presentase bunga tertentu, maka akan dianggap riba dalam hukum Islam. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian riba, jenis jenis riba, dasar hukum riba dan contoh riba. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Riba, Jenis, Dasar Hukum, dan Contohnya

Definisi riba secara umum ialah sikap yang menambah jumlah pinjaman atau memberlakukan bunga dengan persentase tertentu ketika pinjaman dikembalikan menurut jumlah pokoknya sehingga peminjam akan diberikan beban untuk membayarnya. Namun selain itu masih ada beberapa pengertian riba menurut para ahli fiqih yaitu diantaranya:

Al Mali

Definisi riba menurut Al Mali ialah terjadinya akad dikarenakan pertukaran komoditas atau barang tertentu yang menurut syara’ belum diketahui perimbangannya sehingga salah satu pihak atau keduanya dapat mengakhiri akad atau penukaran.

Rahman Al Jaziri

Pengertian riba menurut Rahman Al Jaziri ialah terjadinya akad yang dilakukan menurut penukaran tertentu dan menurut syara’ dapat diketahui ataupun tidak oleh salah satu pihak yang terlambat.

Syeikh Muhammad Abduh

Definisi riba menurut Syeikh Muhammad Abduh ialah seseorang yang memiliki syarat menambahkan harta kepada peminjam uangnya kepada seseorang sehingga dalam waktu yang ditentukan seorang peminjam wajib membayar janjinya tanpa harus diundur.

Baca juga : Pengertian Tawadhu dan Contohnya Dalam Kehidupan Sehari Hari

Jenis Jenis Riba

Setelah membahas tentang pengertian riba, selanjutnya saya akan menjelaskan tentang jenis jenis riba. Adapun beberapa macam riba beserta penjelasannya yaitu sebagai berikut:

Riba Hutang Piutang

Jenis riba yang pertama ialah riba hutang piutang. Riba hutang piutang merupakan tindakan dari sebuah hutang agar manfaat tambahannya dapat diperoleh. Riba hutang piutang tersebut masih dapat dibagi lagi menjadi dua macam yaitu meliputi:

  • Riba Qardh ialah tindakan pengambilan tingkat atau manfaat tertentu dalam kelebihan yang diisyaratkan kepada muqtaridh (penerima hutang).
  • Riba Jahiliah ialah nilai pokok yang ditambahkan dengan hutang dikarenakan penerima hutangnya tidak tepat waktu dalam membayar hutangnya.

Riba Jual Beli

Jenis riba selanjutnya ialah riba jual beli. Pengertian riba jual beli ialah tindakan yang terjadi saat sebuah barang dibeli oleh konsumen melalui proses cicilan. Nilai barang yang ditetapkan oleh penjual akan ditambah karena proses pembelian konsumen tersebut melalui cicilan. Di bawah ini terdapat macam macam riba jual beli yaitu meliputi:

  • Riba Fadhl ialah pertukaran antar barang sejenis yang dipraktikkan melalui perbedaan takaran atau kadarnya, sedangkan dalam pertukaran tersebut barangnya tergolong dalam kategori barang ribawi.
  • Riba Nasi’ah ialah penerimaan atau penyerahan jenis barang ribawi yang ditangguhkan kemudian ditukar dengan jenis barang ribawi lainnya. Terjadinya riba nasi’ah disebabkan oleh penambahan, perbedaan atau perubahan sekarang ini ketika penyerahan barangnya.

Dasar Hukum Riba

Riba memiliki dasar hukum yang menyebutkan bahwa tindakan seperti ini haram menurut Islam. Adapun beberapa dasar hukum riba yang terdapat dalam Al Quran yaitu meliputi:

  • Q.S. Al-Baqarah ayat 275
  • Q.S. Al-Baqarah ayat 276
  • Q.S. Al-Baqarah ayat 278
  • Q.S Ar-Ruum ayat 39
  • Q.S Ali ‘Imran ayat 130

Contoh Riba

Selain pengertian riba, jenis jenis riba, dan dasar hukum riba di atas. Adapula contoh riba yang terjadi dalam masyarakat. Di sekeliling kita tanpa di sadari mungkin terdapat beberapa tindakan riba yang dilakukan oleh sebagian orang. Adapun beberapa contoh tindakan riba yaitu meliputi:

  • Bunga Bank Konvensional karena di dalamnya terdapat bunga yang dikenakan kepada penerima pinjaman ketika angsuran dana bank akan dibayar. Misalnya membeli kendaraan bermotor dengan cara mencicil sehingga dalam proses pembayarannya dikenakan jumlah bunga tertentu.
  • Pinjaman dengan syarat seperti seseorang yang ingin meminjam uang kepada orang lain, namun harus melakukan beberapa syarat tertentu di dalamnya.

Sekian penjelasan mengenai pengertian riba, jenis jenis riba, dasar hukum riba dan contoh riba. Riba merupakan sebuah sikap untuk mengambil secara batil yang berkaitan dengan tambahan modal atau harta pokok, baik dalam transaksi pinjam meminjam ataupun jual beli. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *