Pengertian Seni Rupa Terapan, Jenis, Fungsi dan Contohnya

Pengertian Seni Rupa Terapan, Jenis, Fungsi dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Seni Rupa Terapan, Jenis, Fungsi dan Contohnya – Sebuh benda yang telah diciptakan merupakan wujud karya seni. Terkadang nilai seni ini terabaikan hanya karena benda tersebut memiliki fungsi lainnya. Misalnya saja karya seni rupa terapan ini. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pengertian seni rupa terapan, jenis jenis seni rupa terapan, fungsi seni rupa terapan dan contoh seni rupa terapan. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Seni Rupa Terapan, Jenis, Fungsi dan Contohnya

Pengertian Seni Rupa Terapan, Jenis, Fungsi dan Contohnya

Untuk pembahasan kali ini saya akan menjelaskan secara detail mengenai pengertian seni rupa terapan, jenis jenis seni rupa terapan, fungsi seni rupa terapan dan contoh seni rupa terapan. Berikut ulasan selengkapnya:

Pengertian Seni Rupa Terapan

Karya seni rupa terapan termasuk kedalam kategori seni rupa. Pengertian seni rupa terapan (applied art) ialah jenis karya seni rupa yang berguna untuk kehidupan manusia sehari hari sehingga tidak hanya memiliki nilai keindahan saja. Karya seni ini memiliki nilai keindahan dan nilai fungsi (kegunaannya). Karya seni rupa terapan dapat dibagi menjadi dua jenis yakni seni rupa dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi. Namun jenis jenis seni rupa terapan juga dapat di bagi berdasarkan bentuknya.

Jenis Jenis Seni Rupa Terapan

Dibawah ini terdapat jenis jenis seni rupa terapan berdasarkan bentuknya. Berikut penjelasannya:

Rumah Adat

Jenis seni rupa terapan berdasarkan bentuknya yang pertama ialah rumah adat. Rumah adat merupakan bentuk karya seni rupa terapan yang indah. Di Indonesia terdapat jenis rumah adat yang berbeda beda. Misalnya rumah adat Jawa ialah Joglo, rumah adat Tanah Toraja Sulawesi ialah Tongkonan, rumah adat Papua ialah Honai dan sebagainya. Setiap propinsi/daerah di Indonesia mempunyai bentuk rumah adat yang berbeda beda dan memiliki keunikannya masing masing. Rumah adat tersebut tidak hanya memiliki nilai keindahan saja, melainkan juga digunakan sebagai tempat tinggal (aspek fungsionalnya).

Baca juga: Pengertian Seni Teater, Unsur, Fungsi dan Jenis Jenisnya

Senjata Tradisional

Jenis seni rupa terapan berdasarkan bentuknya selanjutnya ialah senjata tradisional. Setiap wilayah di Indonesia juga memiliki jenis senjata tradisionalnya masing masing. Misalnya senjata tradisional di Yogyakarta ialah keris, senjata tradisional di Madura ialah celurit, senjata tradisional di Kalimantan ialah Mandau, senjata tradisional di Jawa Barat ialah Kujang dan sebagainta. Senjata senjata tradisional tersebut digunakan sebagai acara ritual adat, ritual keagamaan, pertunjukan seni, melindungi diri, kegiatan upacara adat, dan sebagai benda hiasan dinding.

Arsitektur Bangunan

Jenis seni rupa terapan berdasarkan bentuknya selanjutnya ialah arsitektur bangunan. Wujud karya seni rupa terapan tersebut berupa Candi Candi di Indonesia. Pada jaman dahulu seni arsitektur telah ada dan berkembang. Hal ini dibuktikan dengan bentuk bentuk candinya. Selain candi adapula contoh lainnya yaitu berupa Masjid. Contohnya saja Masjid Kudus yang telah dibangun oleh Wali Songo. Arsitektur masjid tersebut memiliki perpaduan Candi di Jawa dengan unsur Arab. Candi beserta Masjid ini berguna untuk tempat ibadah bagi agamanya masing masing.

Seni Kriya

Jenis seni rupa terapan berdasarkan bentuknya selanjutnya ialah seni kriya. Seni kriya ialah karya seni rupa terapan yang pembuatannya menggunakan keterampilan tangan, namun tetap memperhatikan nilai seni dan aspek fungsional dari seni itu sendiri. Seni kriya dapat dibagi menjadi beberapa jenis yakni:

  1. Seni Kriya Keramik, misalnya vas bunga yang dapat digunakan sebagai hiasan dan tempat menaruh bunga.
  2. Seni Kriya Anyaman, misalnya topi anyaman yang berfungsi sebagai pelindung kepala dan hiasan dinding.
  3. Seni Kriya Tekstil, misalnya sarung songket ataupun tenun yang digunakan sebagai hiasan dinding dan penutup tubuh.
  4. Seni Kriya Pahat, misalnya kursi yang digunakan sebagai tempat duduk yang indah.

Transportasi Tradisional

Jenis seni rupa terapan berdasarkan bentuknya yang terakhir ialah transportasi tradisional. Transportasi tradisional merupakan hasil seni rupa terapan yang memiliki aspek fungsional dan nilai seni. Contohnya pedati, becak, perahu dan kereta kuda.

Fungsi Seni Rupa Terapan dan Contoh

Setiap contoh seni rupa terapan memiliki nilai fungsinya masing masing. Pada dasarnya fungsi seni rupa terapan dapat dibagi menjadi dua yakni fungsi estetis dan fungsi praktis.

Fungsi Praktis

Fungsi praktis ialah fungsi seni rupa terapan yang memiliki tujuan utama sebagai benda pakai untuk manusia. Contoh seni rupa terapan yang mempunyai fungsi prakis yaitu:

  • Gerabah berguna untuk perabotan rumah tangga.
  • Alat kebutuhan rumah tangga yang berasal dari keramik berguna untuk perabotan rumah tangga dan sebagai hiasan. Misalnya piring cantik, teko, gelas, dan cangkir.
  • Meja ukir dan kursi ukir berguna untuk tempat duduk yang indah.
  • Vas bunga berguna untuk meletakan bunga dan sebagai hiasan.
  • Golok ukir berguna untuk hiasan dan memotong kayu.

Fungsi Estetis

Fungsi estetis ialah fungsi seni rupa terapan yang memiliki tujuan utama sebagai benda hiasan. Contoh seni rupa terapan yang mempunyai fungsi estetis yaitu:

  • Kain Songket Nusa Tenggara berguna sebagai hiasan dinding dan pakaian khas masyarakat Nusa Tenggara.
  • Koteka Papua berguna sebagai hiasan dinding, oleh oleh khas Papua, dan pakaian bagi kaum laki laki di Papua.
  • Topeng Jawa Barat berguna untuk hiasan dinding dan alat pertunjukan seni.
  • Kain batik tulis asli Solo dan Yogyakarta berguna untuk hiasan dinding dan pakaian batik.
  • Guci gerabah berguna untuk hiasan ruang tamu dan tempat penyimpanan beras/air.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian seni rupa terapan, jenis jenis seni rupa terapan, fungsi seni rupa terapan dan contoh seni rupa terapan. Seni rupa terapan merupakan seni rupa yang diciptakan untuk benda pakai manusia tanpa meninggalkan nilai seninya (keindahan). Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *