Penjelasan Faktor yang Mempengaruhi Produksi Urine Terlengkap
Mekanisme Proses Pembentukan Urine dalam Tubuh Manusia

12 Faktor yang Mempengaruhi Produksi Urine Terlengkap

Diposting pada

12 Faktor yang Mempengaruhi Produksi Urine Terlengkap – Darah dalam tubuh manusia melalui proses penyaringan oleh ginjal sampai berbentuk cairan seperti air, urea, uretra, garam mineral dan pigmen empedu. Penyaringan tersebut pada akhirnya akan menghasilkan urine (air seni). Lantas apa saja faktor yang mempengaruhi produksi urine itu? Faktor produksi urine ini pada akhirnya akan mempengaruhi banyaknya urine yang akan dikeluarkan nantinya. Faktor yang mempengaruhi urine tersebut dapat berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal. Sebenarnya urine dapat diartikan sebagai sisa cairan tubuh manusia dari hasil ekskresi ginjal yang dikeluarkan melalui proses urinasi.

Penjelasan Faktor yang Mempengaruhi Produksi Urine Terlengkap
Mekanisme Proses Pembentukan Urine dalam Tubuh Manusia

Darah dalam tubuh manusia disaring oleh ginjal sehingga dapat membuang molekul molekul untuk menjaga homeostatis cairan yang terdapat didalam tubuh tersebut. Proses penyaringan urine dalam ginjal ini kemudian dilanjutkan melalui ureter untuk disalurkan menuju kandung kemih. Setelah itu urine akan dikeluarkan dari dalam tubuh manusia melalui uretra.

Sebenarnya fungsi utama urine ialah untuk membuang zat sisa yang terdapat dalam tubuh seperti racun atau obat obatan. Pengeluaran zat sisa tersebut tentunya dipengaruhi oleh faktor produksi urine. Kali ini saya akan menjelaskan tentang faktor yang mempengaruhi produksi urine terlengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

12 Faktor yang Mempengaruhi Produksi Urine Terlengkap

Seperti yang sudah saya katakan di atas bahwa faktor yang mempengaruhi produksi urine dapat berasal dari internal maupun eksternal. Namun sebelum membahas tentang faktor produksi urine, saya akan menjelaskan sedikit mengenai urine tersebut. Apa yang anda pikirkan jika mendengar istilah urine? Pasti anda memikirkan bahwa urine terkesan kotor. Namun pendapat seperti ini sebenarnya tidak benar. Pendapat seperti ini sering timbul karena urine berasal dari ginjal yang terinfeksi dan saluran kencing. Maka dari itulah urine sudah pasti mengandung bakteri sehingga dianggap kotor.

Baca juga : Macam Macam Sendi (Pengertian, Fungsi dan Komponen)

Apakah anda tahu bahwa urine tersebut sebenarnya sehat? Urine dapat dikatakan sehat karenna berasal dari ginjal dan saluran kencing. Maka dari itu menurut penelitian medis, urine cukup steril. Bau yang dihasilkan oleh urine tersebut berasal dari urea. Maka dari itu urine dapat dinyatakan sebagai zat steril.

Bahkan kegunaan urine juga dapat sebagai penunjuk bahwa tubuh sedang dalam kondisi dehidrasi. Namun jika urine yang dikeluarkan berwarna bening seperti air, maka pertanda tubuh tidak mengalami dehidrasi. Kemudian jika warna urine yang dikeluarkan cenderung kuning pekat atau coklat, maka seseorang mengalami dehidrasi. Urine sendiri adalah hasil ekskresi yang terjadi dalam ginjal. Untuk itu faktor yang mempengaruhi produksi urine dapat berasal dari fakor internal maupun eksternal. Berikut beberapa faktor produksi urine yaitu meliputi:

Faktor Internal

Faktor yang mempengaruhi produksi urine yang pertama berasal dari faktor internal. Secara internal faktor produksi urine tersebut terdiri dari hormon insulin, keadaan psikologis (gejolak emosi atau stress), dan Antidiuretik (hormon ADH).

Antidiuretik atau Hormon ADH

Hormon ADH merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi urine secara internal. Antidiuretik (hormon ADH) adalah faktor produksi urine yang berguna untuk menentukan jumlah urine dalam tubuh yang akan dikeluarkan. Hormon ADH akan mengalami proses sekresi dalam ginjal sehingga jumlahnya berkurang. Maka dari itu hasil kandungan dalam proses penyaringan darah banyak yang berupa air. Hal ini dikarenakan air yang terserap dalam tubuh jumlahnya sedikit saja. Dengan begitu produksi urine akan terbentuk semakin cepat dan akan memenuhi kandung kemih.

Kondisi Psikologis

Faktor yang mempengaruhi produksi urine secara internal selanjutnya adalah kondisi psikologis. Keadaan psikologis dapat merupakan faktor produksi urine jika tubuh mengalami stress atau gejolak emosi yang berlebihan. Apabila gejolak emosi dalam tubuh manusia itu tinggi, maka akan menimbulkan banyak penyaringan darah dan tekanan darah akan semakin meningkat. Maka dari itu akan menimbulkan tekanan pada katup kandung kemih dan mengakibatkan kontraksi. Jika hal ini terus terjadi maka seseorang akan sering buang air kecil.

Baca juga : Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Pada Tumbuhan

Hormon Insulin

Faktor yang mempengaruhi produksi urine secara internal selanjutnya adalah hormon insulin. Hormon insulin ialah faktor produksi urine yang terdapat dalam darah. Apabila hormon insulin dalam darah jumlahnya kurang, maka akan mengakibatkan orang tersebut terkena penyakit kencing manis atau Diabetes. Maka dari itu akan terjadi peningkatan produksi urine dikarenakan dalam tubuh terdapat kadar hormon insulin yang rendah. Kemudian penderita diabetes akan sering mengeluarkan urine dalam jangka waktu berkala.

Faktor Eksternal

Faktor yang mempengaruhi produksi urine selanjutnya berasal dari faktor eksternal. Secara eksternal faktor produksi urine tersebut terdiri dari banyaknya air yang diminum, suhu lingkungan, konsumsi kafein atau alkohol, dan konsumsi garam.

Konsumsi Garam

Konsumsi garam merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi urine secara eksternal. Apabila garam yang dikonsumsi tubuh terlalu berlebihan, maka akan faktor produksi urine akan terpengaruh. Maka dari itu garam mineral yang diproduksi oleh ginjal jumlahnya akan semakin banyak apabila kadar garam dalam darah semakin tinggi. Peristiwa seperti ini akan mengakibatkan produksi urine dalam tubuh menjadi semakin meningkat.

Suhu Lingkungan

Faktor yang mempengaruhi produksi urine secara eksternal selanjutnya adalah suhu lingkungan. Suhu lingkungan adalah salah satu faktor produksi urine yang dipengaruhi oleh cuaca dingin. Dalam kondisi cuaca dingin memang akan lebih sering mengeluarkan urine karena ginjal banyak memperoleh kandungan air dalam darah. Dengan begitu proses produksi urine akan meningkat.

Baca juga : Pengertian dan Sifat Sifat Cahaya

Konsumsi Kafein atau Alkohol

Faktor yang mempengaruhi produksi urine secara eksternal selanjutnya adalah konsumsi kafein atau alkohol. Pada dasarnya faktor produksi urine memang dipengaruhi oleh banyaknya kafein atau alkohol yang dikonsumsi. Urine yang dikeluarkan oleh tubuh akan lebih banyak jika kebiasaan mengkonsumsi kafein atau alkohol sering dilakukan. Kebiasaan seperti ini termasuk kebiasaan yang salah, karena pembentukan hormon ADH dalam tubuh akan terhambat. Penghambatan tersebut terjadi karena bahan bahan yang terkandung dalam alkohol dan kafein tidak bagus untuk tubuh.

Banyaknya Air yang Diminum

Faktor yang mempengaruhi produksi urine secara eksternal selanjutnya adalah banyaknya air yang diminum. Ternyata banyaknya air yang diminum dapat mempengaruhi faktor produksi urine. Banyaknya urine yang dikeluarkan dari tubuh tergantung banyaknya air yang diminum. Hal ini dapat terjadi karena kandung kemih akan menerima hasil ekskresi air yang jumlahnya banyak. Kemudian kadar air yang terserap dalam darah akan lebih sedikit.

Sekian penjelasan tentang faktor yang mempengaruhi produksi urine terlengkap. Faktor produksi urine pada dasarnya dapat berasal dari faktor internal maupun eksternal. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di materisiana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *