Rangkuman Materi Aritmatika Sosial Beserta Contoh Soal
Aritmatika Sosial

Rangkuman Materi Aritmatika Sosial Beserta Contoh Soal

Diposting pada

Rangkuman Materi Aritmatika Sosial Beserta Contoh Soal – Dalam pelajaran Matematika tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 7 terdapat materi mengenai aritmatika sosial. Jika disimulasikan menjadi  satu maka akan menjadi sebuah rangkuman materi aritmatika sosial. Materi ini memiliki beberapa rumus yang digunakan untuk menyelesaikan contoh soal aritmatika sosial yang ada. Lalu apa sebenarnya aritmatika sosial itu? Aritmatika sosial adalah sebuah perhitungan biasa yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari hari. Contohnya kegiatan dalam koperasi, jual beli, ataupun seperti bank yang melakukan kegiatan simpan pinjam.

Rangkuman Materi Aritmatika Sosial Beserta Contoh Soal
Aritmatika Sosial

Dalam rangkuman aritmatika sosial terdapat beberapa operasi sederhana yang sering digunakan dalam kehidupan sehari hari seperti perkalian, pembagian, penjumlahan dan pengurangan. Misalnya saja kegiatan jual beli yang sering kita temukan bahkan dilakukan setiap hari. Dalam kegiatan tersebut terdapat istilah mengenai untung rugi. Hal ini dikarenakan jual beli selalu berkaitan erat dengan adanya untung dan rugi. Dalam pembahasan kali ini saya akan membagikan beberapa rangkuman materi aritmatika sosial beserta contoh soal aritmatika sosial. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Rangkuman Materi Aritmatika Sosial Beserta Contoh Soal

Rangkuman materi aritmatika sosial terdiri dari materi untung dan rugi, bruto, netto, tara, dan bunga tunggal. Selain rangkuman aritmatika sosial ini, saya juga akan menjelaskan tentang materi perbandingan, baik perbandingan senilai maupun perbandingan berbalik nilai. Kemudian saya tidak lupa membagikan beberapa contoh soal aritmatika sosial beserta pembahasannya. Berikut penjelasan selengkapnya :

Baca juga : Konversi Satuan Berat Ons, Pon, Ton, Kg dan Kwintal

Untung

Rangkuman materi aritmatika sosial yang pertama membahas tentang untung. Dalam kegiatan jual beli dapat dikatakan untung apabila harga jualnya lebih besar daripada harga beli. Dengan kata lain keuntungan dalam jual beli ini memiliki harga jual yang jumlahnya lebih besar dari harga modal awalnya. Di bawah ini terdapat rumus untuk menghitung untung yaitu:

Rangkuman Materi Aritmatika Sosial Beserta Contoh Soal
Rumus Mencari Untung dan %Untung

Contoh Soal

Pak Adi adalah penjul ayam potong. Jika ia membeli ayam sebanyak 80 kg dengan harga Rp 800.000,00. Kemudian Pak Adi menjual ayam itu lagi dengan harga Rp 15.000,00/kg. Maka berapakah besar presentase keuntungannya?

Pembahasan.

Diketahui : Harga beli = 800.000; Harga jual = 15.000 x 80 = 1.200.000

Ditanyakan : %Untung = ?

Jawab :

Untung = Harga Jual – Harga Beli = 1.200.000 – 800.000 = 400.000

%Untung = 400.000/800.000 x 100% = 50%

Jadi, presentase keuntungan yang diperoleh Pak Adi ialah 50%.

Rugi

Rangkuman materi aritmatika sosial selanjutnya membahas tentang untung. Dalam kegiatan jual beli dapat dikatakan rugi apabila harga jualnya lebih kecil daripada harga beli. Dengan kata lain kerugian dalam jual beli ini memiliki harga jual yang jumlahnya lebih kecil dari harga modal awalnya. Di bawah ini terdapat rumus untuk menghitung rugi yaitu:

Rangkuman Materi Aritmatika Sosial Beserta Contoh Soal
Rumus Mencari Rugi dan %Rugi

Baca juga : Rumus Volume Prisma Segitiga Beserta Luas Permukaannya

Contoh Soal

Rika membeli Laptop seharga Rp 2.900.000,00. Namun karena ada keperluan mendesak, rika menjual kembali laptopnya. Jika kerugian yang diterima Rika sebanyak Rp 600.000,00. Maka berapakah harga beli Laptop Rika?

Pembahasan.

Diketahui : Harga jual = 2.900.000; Rugi = 600.000

Ditanyakan : Harga beli = ?

Jawab :

Harga Beli = Harga Jual + Rugi = 2.900.000 + 600.000 = 3.500.000

Jadi, harga beli Laptop Rika ialah Rp 3.500.000,00

Bruto, Netto dan Tara

Rangkuman materi aritmatika sosial selanjutnya membahas tentang bruto, netto, dan tara. Apa itu bruto? Apa itu netto? Apa itu tara? Pengertian bruto dalam rangkuman aritmatika sosial ialah berat kotor atau berat sebuah benda yang disertai dengan kemasan/tempatnya. Pengertian netto ialah berat bersih atau berat sebuah benda yang telah dikurangi dengan kemasannya. Sedangkan tara ialah potongan berat atau berat dari kemasan/tempat sebuah barang. Untuk menghitung besar bruto, netto dan tara dapat menggunakan rumus di bawah ini:

Bruto = Netto + Tara
Netto = Bruto – Tara
Tara = Bruto – Netto

Bunga Tunggal

Rangkuman materi aritmatika sosial selanjutnya membahas tentang bunga tunggal. Pengertian bunga ialah imbalan jasa yang dibayarkan pada waktu tertentu dengan kesepatan yang telah ditentukan sebelumnya karena telah menggunakan modal atau uang. Maka dari itu bunga tunggal ialah perhitungan bunga dari pokok pinjaman atau modal awal. Adapun rumus bunga tunggal yang dapat digunakan yaitu sebagai berikut:

I = M x p x t

Keterangan :

I = Besarnya Bunga

M = Modal Pokok

p = Persen Bunga

t = Periode atau Jangka Waktu

Contoh Soal

Pak Jono pergi ke bank untuk meminjam uang Rp 15.000.000,00, dimana suku bunga pertahun 15%. Jika pak Jono ingin meminjam uang selama 2 tahun. Maka berapakah besar jumlah uang yang harus dibayar Pak Jono dan besar bunga selama 2 tahun?

Pembahasan.

Diketahui : M = 15.000.000; p = 15%/tahun; t = 2 tahun

Ditanyakan : I = ?

Jawab :

I = M x p x t = 15.000.000 x (15/100) x 2 = 4.500.000

Jumlah uang yang dibayar = 15.000.000 + 4.500.000= 19.500.000

Jadi Pak Jono harus membayar jumlah uang sebesar Rp 19.500.000,00 dengan besar bunga selama 2 tahun sebesar Rp 4.500.000,00.

Baca juga : Simetri Lipat dan Simetri Putar Bangun Datar Lengkap

Perbandingan

Selain rangkuman materi aritmatika sosial di atas, saya juga akan membahas tentang materi perbandingan Matematika. Perbandingan ialah materi Matematika yang berguna untuk membandingkan dua atau lebih suatu objek. Misalnya Adi dan Reno ingin pergi sekolah di waktu yang sama. Namun Adi mengendarai sepeda ontel untuk sampai ke sekolah, sedangkan Reno mengendarai sepeda motor untuk sampai ke sekolah. Meski mereka berangkat dalam waktu yang bersamaan tetapi Reno datang lebih dulu daripada Adi. Jadi Reno lebih cepat dibandingkan Adi. Perbandingan secara umum dapat di bagi menjadi dua macam yaitu perbandingan senilai dan berbalik nilai. Berikut penjelasan selengkapnya :

Perbandingan Senilai

Selain rangkuman materi aritmatika sosial di atas, saya juga akan menjelaskan tentang materi perbandingan yakni perbandingan senilai. Perbandingan senilai ialah dua buah perbandingan yang nilainya sama atau senilai. Adapun rumus perbandingan senilai yaitu sebagai berikut:

Rangkuman Materi Aritmatika Sosial Beserta Contoh Soal
Rumus Perbandingan Senilai

Contoh Soal

Untuk membuat 3 liter jus alpukat diperlukan 6 kg alpukat masak. Jika untuk keperluan buka bersama dibutuhkan 8 liter jus. Maka berapa banyakkah buah alpukat yang diperlukan?

Jawab.

Diketahui : jus alpukat = x dan buah alpukat = y; x1 = 3 liter; y2 = 5 kg; x2 = 8 liter

Ditanyakan : y2 = ?

Jawab :

x1/y1 = x2/y2

3/6 = 8/y2

y2 = 16 buah

Jadi banyaknya buah alpukat yang dibutuhkan ialah 16 buah.

Perbandingan Berbalik Nilai

Selain rangkuman materi aritmatika sosial di atas, saya juga akan menjelaskan tentang materi perbandingan yakni perbandingan berbalik nilai. Perbandingan berbalik nilai ialah dua buah perbandingan yang nilainya berkebalikan atau konstan. Adapun rumus perbandingan berbalik nilai yaitu sebagai berikut:

Rangkuman Materi Aritmatika Sosial Beserta Contoh Soal
Rumus Perbandingan Berbalik Nilai

Sekian penjelasan mengenai rangkuman materi aritmatika sosial beserta contoh soal aritmatika sosial. Dalam rangkuman aritmatika sosial ini terdiri dari materi untung, rugi, bruto, netto, tara dan bunga tunggal. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan selamat belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *