Ruang Lingkup Sejarah dan Contohnya (Peristiwa, Kisah, Ilmu, Seni)
Ruang Lingkup Sejarah

Ruang Lingkup Sejarah dan Contohnya (Peristiwa, Kisah, Ilmu, Seni)

Diposting pada

Ruang Lingkup Sejarah dan Contohnya (Peristiwa, Kisah, Ilmu, Seni) – Dari jaman ke zaman, dari era ke era dan dari mas ke masa banyak sekali perubahan yang terjadi. Semua perubahan tersebut terjadi karena adanya tekad agar lebih baik daripada sebelumnya dan selalu berpedoman pada sejarah yang ada. Dengan adanya tekad dan pedoman inilah yang menjadi bukti bahwa setiap hal dapat berubah. Lalu apa pengertian sejarah itu? Apa saja ruang lingkup sejarah? Sejarah adalah peristiwa yang terjadi di masa lampau sehingga menyebabkan perubahan dari waktu ke waktu dan penyusunannya didasarkan pada peninggalan atau sumber sejarah yang ada.

Ruang Lingkup Sejarah dan Contohnya (Peristiwa, Kisah, Ilmu, Seni)
Ruang Lingkup Sejarah

Ruang lingkup dalam sejarah dijadikan dasar dalam pembentukan definisi dan pengertian sejarah itu sendiri. Pada dasarnya definisi sejarah cukup luas karena mencakup beberapa peristiwa di masa lalu yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan beberapa ruang lingkup sejarah dan contohnya. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Ruang Lingkup Sejarah dan Contohnya (Peristiwa, Kisah, Ilmu, Seni)

Sebelum membahas tentang ruang lingkup sejarah, saya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai unsur unsur dalam sejarah. Adapun unsur unsur sejarahnya yaitu meliputi:

  1. Ruang adalah unsur sejarah yang berupa tempat peristiwa itu terjadi sehingga dapat dibuktikan dengan nyata.
  2. Waktu adalah unsur dalam sejarah yang bersifat kronologis sehingga kajian sejarahnya dikenal dengan konsep periodisasi.
  3. Manusia adalah unsur sejarah yang menjadi pemegang peran atau sentral dari peristiwa sejarah karena lingkungan dan akal manusialah yang membuat sejarah berlangsung secara kompleks.

Konsep ialah bentuk kemampuan akal yang memberikan gambaran baru seperti abstrak dan tidak nyata sesuai dengan data yang akan dikaji. Maka dari itu konsep sejarah memiliki makna atau arti yang terdapat didalam sejarah itu sendiri. Dibawah ini terdapat beberapa ruang lingkup sejarah dan contohnya. Berikut penjelasan selengkapnya:

Baca juga : Sistem Ekonomi Pancasila (Pengertian, Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangan)

Sejarah Sebagai Peristiwa (History as Event)

Ruang lingkup sejarah yang pertama adalah sejarah sebagai peristiwa atau history as event. Sejarah dapat disebut sebagai peristiwa jika kejadian yang berlangsung memiliki sifat yang aktual, penting dan nyata. Maka dari itu peristiwa sejarah ini berlangsung tidak berulang ulang dan telah terjadi di masa lalu. Jadi jika peristiwa yang terjadi tidak di masa lalu, maka tidak dapat dikatakan sebagai sejarah.

Peristiwa sejarah harus berkaitan dengan tempat, hubungan sebab akibat, pelaku dan konteks waktu berlangsungnya kejadian. Sejarah tersebut memiliki peristiwa penting jika mempengaruhi peristiwa lainnya di masa sekarang maupun masa depan. Adapun beberapa contoh ruang lingkup sejarah sebagai peristiwa yaitu meliputi:

  • Pertempuran 10 November.
  • Peristiwa G30S/PKI atau Super Semar.
  • Pertempuran Medan Area.
  • Peristiwa Kemerdekaan Indonesia.
  • Masuknya Indonesia sebagai anggota PBB.
  • Pertempuran Bandung Lautan Api.

Sejarah Sebagai Kisah (History as Narrative)

Ruang lingkup sejarah selanjutnya adalah sejarah sebagai kisah atau history as narrative. Sejarah dapat disebut sebagai kisah jika ceritanya berbentuk serangkaian narasi yang tersusun berdasarkan kesan, ingatan dan tafsiran manusia mengenai peristiwa yang berlangsung di masa lalu. Penyajian kisah tersebut dapat berbentuk tulisan maupun lisan. Bentuk penyajian kisah secara lisan dapat diwujudkan dalam pidato, ceramah dan lain lain. Sedangkan bentuk penyajian secara tertulis dapat diwujudkan dalam buku, cerita pendek, dan majalah. Penyajian kisah sendiri dapat dilakukan secara berbeda beda tergantung pencerita kisahnya.

Baca juga : Penjelasan Peran Indonesia Dalam ASEAN Singkat Terlengkap

Misalnya peperangan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melawan Belanda. Jika yang bercerita pihak Indonesia maka berisi kisah perang penjajahan Belanda. Sedangkan jika yang bercerita pihak Belanda maka berisi kisah tentang tentara Belanda melawan pemberontak. Adapun contoh ruang lingkup sejarah sebagai kisah lainnya yaitu:

  • Kisah bande mataram yang berlatarbelakang sejarah penjajahan Belanda.
  • Kisah ratu kidul yang berlatarbelakang kerajaan Mataram Yogyakarta.
  • Kisah api di bukit menoreh yang berlatarbelakang sejarah Kerajaan Demak.
  • Kisah Ki Ageng Selo menangkap petir yang berlatarbelakang sejarah Kerajaan Demak.
  • Kisah Ken Arok yang berlatarbelakang sejarah Singosari.

Sejarah Sebagai Ilmu (History as Science)

Ruang lingkup sejarah selanjutnya adalah sejarah sebagai ilmu atau history as science. Sejarah dapat disebut sebagai ilmu jika pembelajaran kenyataan tersebut didasarkan pada pengkajian dan penelitian dalam cerita sejarah. Ilmu sejarah ini dijadikan sebagai pengetahuan cerita dan peristiwa di masa lalu yang terjadi dalam masyarakat serta dikaji menggunakan metode ilmiah dan disusun secara sistematis. Kemudian secara rasional dipikirkan untuk memperoleh fakta dan kebenaran yang sifatnya objektif.

Ilmu sejarah ini juga dijadikan sebagai sarana untuk menambah wawasan dan untuk pendidikan. Adapun beberapa contoh ruang lingkup sejarah sebagai kisah yaitu penelitian sejarah yang dilakukan melalui bukti situs bersejarah, fosil, tugu, prasasti, dan sebagainya. Selain itu adapula beberapa syarat sejarah sebagai ilmu pengetahuan yaitu meliputi:

  • Empiris
  • Objek
  • Teori
  • Kesimpulan umum (Generalisasi)
  • Metode ilmiah

Sejarah Sebagai Seni (History as Arts)

Ruang lingkup sejarah selanjutnya adalah sejarah sebagai seni atau history as arts. Sejarah dapat disebut sebagai seni jika didalamnya mengandung imajinasi, gaya bahasa, intuisi dan emosi yang digunakan untuk menulis sejarah sebagai sebuah karya seni yang menarik. Intuisi dibutuhkan para sejarawan untuk menentukan topik yang akan dirangkai menjadi sebuah kisah berdasarkan kenyataan. Imajinasi dari sejarawan inilah yang dijadikan untuk menemukan fakta sejarah agar menjadi bulat dan utuh untuk dipahami.

Sejarawan tidak dapat menggambarkan peristiwa sejarah secara sesungguhnya dan tidak sama persis dengan aslinya karena fakta sejarahnya harus dirangkai menggunakan imajinasi yang tersedia. Maka dari itu emosi sejarawan digunakan untuk membuat objek sehingga pembaca seolah olah dapat merasakan peristiwa sejarah secara langsung. Maka dari itu sejarah dapat dikisahkan menggunakan gaya bahasa yang hidup dan lugas. Adapun contoh ruang lingkup sejarah sebagai seni lainnya yaitu:

  • Di candi terdapat seni pahat.
  • Di candi terdapat relief atau ukiran ukiran.
  • Di candi terdapat patung patung.
  • Ondel ondel
  • Wayang kulit.
  • Tarian daerah.

Sekian penjelasan mengenai ruang lingkup sejarah dan contohnya. Ruang lingkup dalam sejarah dapat meliputi sejarah sebagai peristiwa, sejarah sebagai kisah, sejarah sebagai ilmu, sejarah sebagai seni. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *