Rumus Debit Air Lengkap Dengan Contoh Soalnya
Cara Menghitung Debit Air

Rumus Debit Air Lengkap Dengan Contoh Soalnya

Diposting pada

Rumus Debit Air Lengkap Dengan Contoh Soalnya Penerapan konsep debit air sangat dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan air adalah kebutuhan manusia yang paling utama. Nah untuk menghitung besarnya air yang digunakan biasanya menggunakan rumus debit air yang ada. Selain itu rumus ini juga digunakan dalam menyelesaikan contoh contoh soal debit air yang ada. Debit atau banyaknya air pada dasarnya berhubungan dengan volume dan waktu saat air mulai tertampung dalam sebuah wadah.

Rumus Debit Air Lengkap Dengan Contoh Soalnya
Cara Menghitung Debit Air

Pengertian debit air ialah banyaknya zat cair dalam setiap waktu ketika melewari jarak penampungnya. Satuan dari debit air ialah volume per waktu atau ml/detik, m³/jam, liter/detik, liter/jam, m³/detik, dan sebagainya. Nah dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang rumus debit air lengkap dengan contoh soal debit airnya. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Rumus Debit Air Lengkap Dengan Contoh Soalnya

Debit air dapat diartikan sebagai kecepatan zat cair yang melewati  sebuah penampang seperti pipa, sungai dan sebagainya. Selain itu rumus debit air tersebut tidak terlepas dari satuan waktu dan volume air itu sendiri. Untuk menghitung besarnya debit sebuah air, biasanya menggunakan beberapa nilai konversi satuan waktu dan volume seperti di bawah ini:

1 Jam = 60 Menit

1 Jam = 3.600 Detik

1 Menit = 60 Detik

1 Menit = 1/60 Jam

1 Detik = 1/3600 Jam

1 Detik = 1/60 Menit

1 cc = 1 ml = 1 cm³

1 Liter = 1 dm³ = 1000 cm³ = 1.000.000 mm³ = 0.001 m³

Baca juga : Rumus Volume Kerucut dan Luas Permukaan Kerucut

Satuan debit air yang sering digunakan ialah m³/detik atau liter/detik. Misalnya sungai Nil memiliki debit sebesar 3000 liter/detik, berarti sungai Nil tersebut setiap 1 detiknya dapat mengaliri air sebanyak 3000 liter. Nah untuk menghitungnya dapat menggunakan rumus debit air secara umum yaitu:

Debit = Volume Aliran/Waktu Aliran

Q = v/t

Agar anda lebih memahami mengenai rumus debit air di atas. Maka saya akan membagikan beberapa contoh soal debit air terkait rumus tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Keran air di dapur dapat mengalirkan air sebanyak 3,6 m³ setiap 1 jamnya. Berapakah debit air keran tersebut dalam satuan liter/detik?

Pembahasan

Diketahui : v = 3,6 m³ = 3600 dm³ = 3600 liter; t = 1 jam = 3600 detik

Ditanyakan : Q = ?

Jawab :

Q = v/t

Q = 3600/3600

Q = 1 liter/detik

Jadi besar debit air pada keran tersebut ialah 1 liter/detik.

2. Wadah penampungan air yang bentuknya tabung memiliki jari jari 5 dm dengan tinggi 35 dm. Selama 20 menit tampungan tersebut diisi air menggunakan selang. Hitunglah debit air pada selang tersebut?

Pembahasan

Diketahui : r tabung = 5 dm; t tabung = 35 dm; waktu (t) = 20 menit = 1200 detik

Ditanyakan : Q = ?

Jawab :

Baca juga : Rumus Luas Persegi dan Keliling Beserta Contoh Lengkap

Langkah pertama ialah menghitung volume wadah penampungan menggunakan rumus volume tabung seperti di bawah ini:

V = π x r² x t

V = 22/7 x 5² x 35

V = 2.750 dm³ = 2.750 liter

Setelah itu hitung debit air dengan rumus di bawah ini:

Debit = Volume/Waktu

Debit = 2.750/1.200

Debit = 2,29 liter/detik

Rumus Hitung Waktu Debit Air

Selain rumus debit air secara umum di atas, adapula rumus untuk menghitung waktu pada debit air. Adapun rumus hitung waktu debit airnya yaitu:

Waktu = Volume/Debit

t = v/Q

Agar anda lebih memahami mengenai rumus debit air dalam menghitung waktunya. Maka saya akan membagikan beberapa contoh soal terkait rumus tersebut. Berikut contoh soal debit airnya:

1. Sebuah ember dapat menampung air sebanyak 15 liter. Apabila ember tersebut berguna sebagai tempat penampungan air dari selang yang kecepatan alirannya 0,5 liter/detik. Maka berapakah waktu yang dibutuhkan agar ember terisi penuh?

Pembahasan

Diketahui : v = 15 liter; Q = 0,5 liter/detik

Ditanyakan : t = ?

Jawab :

t = v/Q

t = 15/0,5

t = 30 detik

Jadi waktu yang dibutuhkan agar ember terisi penuh ialah 30 detik.

2. Kolam renang mempunyai volume air sebesar 42.000 liter. Apabila debit air kolam tersebut 60 liter/detik. Berapa jam kah yang diperlukan agar kolam terisi penuh?

Pembahasan

Diketahui : v = 42.000 liter; Q = 60 liter/detik

Ditanyakan : t = ?

Jawab :

t = v/Q

t = 42.000/60

t = 700 detik = 0,19 jam

Jadi waktu yang dibutuhkan agar kolam renang terisi penuh ialah 0,19 jam.

Baca juga : Rumus Volume Kubus dan Luas Permukaan Kubus

Rumus Hitung Volume Debit Air

Selanjutnya saya akan membahas tentang rumus hitung volume debit air. Adapun rumus debit air untuk menghitung volumenya yaitu:

Volume = Debit x Waktu

v = Q x t

Agar anda lebih memahami mengenai rumus debit air dalam menghitung volumenya. Maka saya akan membagikan beberapa contoh soal terkait rumus tersebut. Berikut contoh soal debit airnya:

1. Setiap 30 detik terdapat aliran air pada selang dengan besar debit 6 m³/detik. Hitunglah volume air yang mengalir pada selang tersebut?

Pembahasan

Diketahui : t = 30 detik; Q = 6 m³/detik

Ditanyakan : v = ?

Jawab :

v = Q x t

v = 6 x 30

v = 180 m³

Jadi volume airnya ialah 180 m³.

2. Berapakah volume liter air yang dapat mengalir dalam waktu 2 menit dengan debit 4.000 liter/menit?

Pembahasan

Diketahui : t = 2 menit; Q = 4.000 liter/menit

Ditanyakan : v = ?

Jawab :

v = Q x t

v = 4.000 x 2

v = 8.000 liter

Jadi volume airnya ialah 8.000 liter.

Sekian penjelasan mengenai rumus debit air lengkap dengan contoh soal debit airnya. Untuk menghitung besar debit, waktu, atau kecepatan airnya dapat menggunakan rumus rumus di atas. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Incoming search terms:

  • debit air bahasa inggris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *